Rabu , 12 July 2017, 15:16 WIB

Kapolda Duduk Bareng Tersangka Pembacokan, Polda: Wajar Saja

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Bilal Ramadhan
Republika/Arif Satrio Nugroho
Tersangka Pembacokan Hermansyah digiring ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (12/7).
Tersangka Pembacokan Hermansyah digiring ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (12/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sempat beredar sebuah foto yang menunjukkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan duduk bersama dua pelaku pembacokan pakar telematika ITB, Hermansyah. Dua tersangka, yakni Edwin Hitipeuw (37) dan Lauren Paliyama (31) tampak terborgol duduk dihadapan Iriawan dalam satu meja.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, hal tersebut bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan. Pasalnya, penyidik memiliki teknik tersendiri dalam menginterogasi pelaku. Setelah itu penyidik pun melapor pada Kapolda selaku atasan mereka.

"Wajar saja menangkap pelaku lalu lapor pada komandan, kan diborgol juga itu, kan wajar aja penyidik laporan komandannya," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (12/7).

Setelah mendapat laporan dari penyidik, menurut Argo, Kapolda pun melakukan interogasi langsung pada pelaku. Mengenai foto yang beredar, tampak Edwin yang mengenakan baju kuning memegang sebatang rokok meski dalam keadaan borgol. Lauren dengan kaus biru juga duduk di sebelahnya.

Tampak pula Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo dan Kapolresta Depok Herry Heriawan dan sejumlah penyidik. Argo pun menegaskan jika hal itu tidak perlu dipermasalahkan. Menurut mantan Kabid Humas Polda Jatim ini, hal itu adalah salah bagian dari upaya polisi mengorek informasi dari pelaku.

"Jadi intinya anak buah melaporkan keberhasilan menangkap pelaku ke pimpinannya itu adalah atensi masyarakat luas wajar," kata dia.