Rabu , 14 June 2017, 14:16 WIB

Polisi akan Sebar Gambar Penembak Italia

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Ilham Tirta
Republika/Ronggo Astungkoro
Pemakaman Italia Chandra Kirana Putri, korban penembakan pencuri motor.
Pemakaman Italia Chandra Kirana Putri, korban penembakan pencuri motor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berdasarkan pemeriksaan CCTV dan petunjuk yang diperoleh dari TKP, polisi mendapatkan gambar pelaku pencurian dan penembakan Italia Chandra Kirana Putri di Karawaci Tangerang Banten.
"Kami mendapatkan sketsa yang nanti kita fix kan kembali, dari situ akan terlihat pelaku yang sudah terlihat di CCTV akan kita bentuk digambar," kata Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/6).

Harry menyatakan, polisi telah mengetahui ciri-ciri pelaku. Gambar ciri-ciri pelaku itu nantinya akan disebarkan pada warga. ''Kita akan bentuk dalam satu sketsa atau gambar pelaku nanti akan kita sebarkan ke seluruh masyarakat, siang ini kita mau rapihkan bentuknya agar masyarakat pun lebih jelas bentuk sketsanya," kata dia menambahkan.

Berdasarkan keterangan saksi, Harry membenarkan jika pelaku sebelumnya telah berputar-putar atau mengintai rumah tersebut. Polisi pun akan mendalami apakah rumah tersebut memang dijadikan target perampokan. Menurut Harry, sejauh ini tujuan pelaku masih murni mengambil motor yang ada di rumah korban.

Terkait masalah penembakan, dilihat dari petunjuk dan CCTV penembakan dilakukan secara spontanitas karena ketahuan oleh korban. Harry pun membenarkan adanya video CCTV pelaku yang beredar di media sosial. "Dalam video memang ada CCTV yang terlihat dan pelakunya diantaranya yang muncul di medsos," kata Harry.

Harry membenarkan, plat nomor sepeda motor yang digunakan pelaku palsu. Motor yang digunakan pelaku adalah sepeda motor matic, namun yang terdaftar di Samsat dengan nomor polisi itu tidak sesuai dengan yang ditunggangi pelaku.

Polisi memprediksi pelaku akan terus berpindah-pindah tempat karena identitasnya sudah diketahui. Harry mengatakan, Polres Metro Tangerang telah berkoordinasi dengan Dirkrimum Polda Metro Jaya dan Banten, serta perbatasan di Merak untuk mencegah pelaku kabur.

Sumber : Center