Selasa , 13 June 2017, 15:16 WIB

Penembakan Italia, Kapolda: Kami Sudah Jaga Habis-habisan

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ilham Tirta
Republika/Ronggo Astungkoro
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan datang melayat ke rumah Italia Chandra Kirana Putri, Selasa (13/6).
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan datang melayat ke rumah Italia Chandra Kirana Putri, Selasa (13/6).

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Jelang hari lebaran, kelompok pencurian sepeda motor dengan kekerasan dinilai lebih gencar melakukan aksinya. Salah satu yang menjadi korban adalah Italia Chandra Kirana Putri (22 tahun) yang meninggal dunia saat mempertahankan motornya yang hendak dicuri di rumahnya.

"Kita juga sudah jaga habis-habisan (melakukan pengamanan). Saya minta Kapolres untuk menutup ruang gerak mereka. Akan tetapi, tetap ada celah kosong yang mereka bisa lakukan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan saat melayat ke rumah duka korban penembakan di Jalan Gunung Raung, Perum Bugel Indah, Bugel, Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (13/6).

Iriawan beserta jajarannya tiba di rumah duka sekitar pukul 10.30 WIB. Ia langsung masuk dalam rumah milik pasangan Ferry Chandra dan Sugiharti didampingi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan. Iriawan juga sempat meninjau rumah di sekitar rumah duka yang rekaman CCTV-nya merekam kejadian.

"Kami turut berbelasungkawa. Yang bersangkutan dikenal cukup cerdas dan berani, sehingga saat kejadian pelaku dikejar," kata Iriawan.

Terkait kejadian yang menimpa Italia ini, Iriawan menyebutkan, pihaknya sudah membentuk tim untuk mengungkap pelaku kejahatan tersebut. Ia juga memerintahkan anggotanya untuk mengungkap kasus ini secara maksimal.

Menurut Iriawan, kejahatan yang merenggut nyawa calon dokter gigi itu memiliki kelompok masing-masing. Ia pun sudah memfokuskan pengejaran ke beberapa kelompok tersebut. "Beberapa pelaku sudah kita identifikasi. Tapi, mereka berpindah tempat dan tidak menggunakan alat komunikasi," jelas Iriawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Italia menjadi korban penembakan saat sedang mempertanahkan motornya dari para pelaku pencurian. Italia pun sempat melempar para pelaku dengan sapu dan meneriaki mereka. Namun, salah seorang pelaku menembakkan timah panas ke arah dada Italia dari jarak dekat.

Sebelum Italia, korban pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan meninggal dunia juga terjadi kepada Davidson Tantono (30). Ia tewas ditembak kawanan perampok di SPBU 34-11712 Jalan Daan Mogot, KM 12, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (9/6), siang.

Melihat dua kejadian menggunakan senjata api ini, Iriawan mengatakan, senjata api yang digunakan oleh mereka belum tentu buatan pabrik. Menurutnya, pada kedua kasus ini sudah jelas senjata api yang digunakan adalah rakitan.

"Di sini dengan yang Jakarta sudah jelas rakitan karena alurnya berbeda dengan yang pabrikan. Tentu ini harus kita lakukan penjagaan dan patroli sebagai langkah prefentif," kata dia.