Kamis , 16 February 2017, 19:42 WIB

Ini Kata Jokowi Terkait Adik Iparnya Terseret Kasus di KPK

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Ilham
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menanggapi dengan tenang kasus yang tengah diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam persoalan suap pejabat Ditjen Pajak oleh Direktur PT EK Prima Ekspor Indonesia atau PT EKP. Padahal, dalam kasus ini melibatkan adik ipar Presiden Jokowi, ‎Arif Budi Sulistyo, yang merupakan Direktur Operasional PT Rakabu Sejahtera.

"Ya diproses hukum saja. Kita semua menghormati proses hukum yang ada di KPK," kata Jokowi usai jumpa pers terkait Pilkada 2017, Kamis (16/2).

Menurutnya, semua pihak, termasuk seorang presiden harus menghormati proses hukum di manapun itu, tak terkecuali KPK. Dia yakin bahwa kinerja KPK sangat profesional dalam menangani sebuah kasus korupsi.

‎Sebelumnya, KPK tengah melakukan penyelidikan atas tindak korupsi pejabat Ditjen Pajak yang diduga mendapat uang dari PT EK Prima Ekspor Indonesia atau PT EKP untuk memuluskan persoalan pajak yang mereka hadapi. Nama Arif muncul, karena perusahaan tempat dia bekerja merupakan patneran dari PT EKP.

KPK mensinyalir ada campur tangan Arif, yang kenal dengan pejabat di Ditjen Pajak. Bahkan, Arif disebut telah bertemu Kepala Ditjen Pajak Ken Dwijugiasteadi dalam memuluskan pemasalahan pajak tersebut.