Rabu , 28 December 2016, 19:23 WIB

Apa Motif di Balik Pembunuhan Pulomas?

Red: Bilal Ramadhan
dok.Istimewa
Penangkapan tersangka pembunuhan di Pulomas.
Penangkapan tersangka pembunuhan di Pulomas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga di sekitar Jalan Pulomas Utara Nomor 7A RT12/16 Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur dikejutkan dengan adanya penemuan enam korban tewas dan lima orang lainnya dalam kondisi selamat pada kamar mandi berukuran 1,5 meter X 1,5 meter, Selasa (27/12).

Ketua RW setempat yang juga saksi mata, Gani menyebutkan, dirinya berusaha membuka paksa pintu kamar mandi rumah milik Dody Triono tersebut. "Saya buka paksa pakai linggis tidak bisa, akhirnya dibongkar pake godam (martil besar)," kata Gani.

Gani menceritakan, kondisi para korban tersebut ditumpuk 11 orang dalam ruang kamar mandi dengan kondisi disekap, lampu dimatikan dan air dinyalakan, serta pintu dikunci dari luar. Beberapa korban terlihat mengalami pendarahan akibat luka pada tubuhnya diduga tindakan kekerasan yang dilakukan pelaku.

Keenam korban yang meninggal dunia yakni Dody Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amel, Yanto dan Tasrok (40). Sementara korban yang masih hidup yakni Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23) dan Windy (23).

Saksi lainnya yakni Lutfi (28) mengisahkan, awal cerita penemuan korban saat seseorang sebagai pekerja korban Dody datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 08.00 WIB. "Dia masuk ke rumah, kondisi pintu terbuka tapi tidak ada orang, kemudian dia teriak minta tolong ke rumah ada saya," ujar Lutfi yang bekerja sebagai petugas satpam di kediaman Dody yang lainnya.

Selanjutnya, Lutfi bersama beberapa warga menuju rumah Dody untuk membuka paksa pintu kamar mandi dan menemukan tumpukan korban sebanyak 11 orang. Lutfi mengungkapkan, Dody terlihat berdarah pada bagian dada sebelah kanan dan luka kulit terkelupas pada bagian tangan, serta wajah kebiruan. Dari penemuan itu, saksi lainnya, Sheila Putri, mendatangi Pospol Kayuputih melaporkan pembunuhan itu sehingga petugas piket Reserse dan Kriminal menuju lokasi kejadian.

Sumber : Antara