Jumat, 30 Zulhijjah 1435 / 24 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ini Kronologi Penembakan Ibda Muhammad Daud

Selasa, 11 Februari 2014, 10:37 WIB
Komentar : 0
ROL/Bilal Ramadhan
Suasana TKP penembakan polisi Provost Mabes Polri, Bripka Sukardi, Selasa (10/9) malam. Sukardi tewas usai ditembak tiga kali di bagian dada dan perut oleh orang tak dikenal di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Gedung KPK.
Suasana TKP penembakan polisi Provost Mabes Polri, Bripka Sukardi, Selasa (10/9) malam. Sukardi tewas usai ditembak tiga kali di bagian dada dan perut oleh orang tak dikenal di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Gedung KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Salah seorang perwira pertama (Pama) Intelkam Polda Sulawesi Selatan Inspektur Dua (Ipda) Muhammad Daud tewas seketika setelah ditembak oleh orang tidak dikenal di dekat rumahnya. Berikut ini kronologis kejadian penembakan versi kepolisian.

Korban yang keluar dari rumahnya dan akan bergegas ke masjid dekat rumahnya.

Tiba-tiba mendapat serangan dari orang yang belum dikenal dan langsung menembaknya sebanyak dua kali.

Korban yang tinggal di Jalan Palantikan 3, Kelurahan Pandan-Pandan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa itu tertembak dua kali dibagian dadanya dan perutnya.

Dua proyektil itu bersarang di tubuhnya yang kemudian membuatnya tewas seketika. "Almarhum meninggal dengan masih mengenakan baju kokonya," Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi, Selasa (11/2).

Usai penembakan itu, jenazah korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan autopsi.

Atas kejadian itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui secara pasti kronologis kejadiannya. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan mengenai identitas pelaku penembakan yang diduga berjumlah satu orang tersebut.

Redaktur : Mohammad Fachruddin
Sumber : Antara
Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar((HR. Ahmad dan Abu Dawud))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kemarau Panjang Akibatkan Turunnya Pasokan Air Jakarta, Ini Solusinya
JAKARTA -- Musim kemarau panjang di indonesia memiliki dampak terhadap penurunan debit air baku. Kepala Divisi Komunikasi dan Pertanggung Jawaban Sosial PT PAM...

Berita Lainnya

Intel Polda Sulsel Ditembak Saat Hendak Sholat Subuh

Pasok Heroin ke Indonesia, Tiga Warga Malaysia Berpura-pura Jadi Nelayan