Thursday, 4 Syawwal 1435 / 31 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

'Polwan Berfoto Bugil Dikhianati Bekas Pacar'

Wednesday, 30 October 2013, 15:26 WIB
Komentar : -1
video mesum/ilustrasi
video mesum/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Kasus tereksposnya foto-foto tanpa pakaian seorang polisi wanita (polwan) yang bekerja sebagai sekretaris pribadi (sespri) Kapolda Lampung, diduga disebarkan bekas pacarnya di jejaring sosial facebook.

Polwan yang menjadi korban foto-foto bugil ini berinisial RS berpangkat brigadir polisi. Saat ini, RS sedang dalam penyelidikan propam Polda Lampung. Ia tidak terlihat lagi dinas di ruang kapolda Lampung.

Kepala Bidang (kabid) Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih, mengatakan diduga penyebar foto-foto tersebut bekas pacar polwan tersebut. "Itu bekas pacarnya," kata Sulistyaningsih kepada wartawan, Rabu (30/10).

Ia menuturkan, polwan RS merasa ditipu oleh bekas pacarnya berinisial BY. Selama masa pacaran, BY mengaku alumnus akademi kepolisian (akpol) angkatan 2007. Padahal, kerja BY sehari-hari seorang pegawai swasta.

Polwan RS merasa ditipu oleh BY, akhirnya memutuskan hubungan pacarannya. Sedangkan BY merasa diputuskan sepihak, mengambil jalan pintas menyebarkan foto-foto polwan tersebut di akun pribadi milik RS.

Akun polwan RS ini, saat dibukan di akun facebooknya sudah tidak ter-upload lagi foto-foto tanpa pakaiannya, yang sebelumnya berjumlah tiga buah. Foto-foto polwan RS ini hanya berisi tiga foto, yakni foto profil, foto kronologis, dan dua foto lainnya.

Akun milik RS ini beredar di jejaring sosial facebook, dan masih bisa diakses siapa pun. Namun, tidak lagi berisi foto-foto yang menghebohkan sebelumnya.

Brigadir  RS bekerja sebagai polwan sebagai sespri Kapolda Lampung, Brigjen Pol Heru Winarko. Jabatan sespri ini sudah diembannya selama lima tahun, sebelum Kapolda Heru Winarko. 

 

 

 

Reporter : Mursalin Yasland
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

Sebelum Ditangkap, Pejabat Bea Cukai Beli Rumah Rp 8 Miliar

MK Diminta Segera Putuskan Sengketa Pilkada Tangerang

Priyo: Densus Antikorupsi Belum Perlu