Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ini Peran Adik Gubernur Banten dalam Sengketa Pilkada Lebak

Kamis, 03 Oktober 2013, 19:27 WIB
Komentar : 1
Republika/Yasin Habibi
Gedung Mahkamah Konstitusi
Gedung Mahkamah Konstitusi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata menangkap dua orang lagi dalam pengembangan operasi tangkap tangan terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar, Rabu (2/10) malam. Salah satu yang ditangkap itu adalah suami Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, yang juga adik dari Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana (TCW).

Sementara, satu orangnya lagi diketahui berinisial S (Susi). Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, penangkapan TCW dan S ini diduga kuat berkaitan dengan perkara Pilkada Lebak, Banten, yang juga ditangani Akil. Temuan KPK ini tentu masih mengundang pertanyaan publik.

Apa peran TCW dalam kasus ini? Hal ini terkait sengketa Pilkada Lebak 2013. Seperti dikutip dari laman putusan MK, kasus ini mulai diperkarakan pada 11 September lalu. Tepatnya, saat pasangan nomor urut dua, Amir Hamzah—Kasmin (HAK), mengajukan gugatan ke MK karena keberatan dengan hasil penghitungan suara oleh KPU setempat.

Dalam rapat plenonya, KPU Lebak mengumumkan pasangan cabup/cawabup nomor urut tiga, Iti Octavia—Ade Sumardi (IDE), sebagai pemenang dengan perolehan 407.156 suara. Sementara, pasangan HAK yang diusung Golkar hanya meraih 226.440 suara. Iti Octavia diketahui sebagai anak kandung dari Bupati Lebak 2008-2013, Mulyadi Jayabaya.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat. Di Pilbup Banten tahun ini, pasangan IDE mendapat dukungan dari PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Gerindra, PPP, Hanura, PKS, dan PPNU. Amir yang juga mantan Wakil Bupati Lebak, tidak terima dengan hasil putusan KPU tersebut.

Ia menuding pasangan IDE telah melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif. Menurut pengakuan Amir, pihaknya menemukan fakta, Mulyadi Jayabaya berusaha memenangkan anaknya menggunakan dan menggerakkan mesin kekuasaannya. Di antaranya dengan melibatkan pejabat struktur dan jajaran PNS di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak.

Pada 1 Oktober, permohonan pasangan Amir—Kasmin dikabulkan sebagian oleh MK. Dalam amar putusannya, lembaga peradilan ini membatalkan keputusan KPU Lebak dan memerintahkan pemungutan suara ulang di seluruh TPS yang ada di kabupaten tersebut. Adapun yang bertindak selaku ketua dalam persidangan perkara ini adalah Akil Mochtar.

Reporter : Ahmad Islamy Jamil
Redaktur : Dewi Mardiani
Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur(HR. Thabrani)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

KY: Jika Diberi Amanah, Kami Siap Awasi MK

Menag Sarankan Semua Hakim Konstitusi Mundur

SBY Minta Kasus Akil Tak Diseret ke Ranah Politik