Selasa, 2 Syawwal 1435 / 29 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

'Ketua MK Ditangkap KPK, Saatnya Menaikkan Bendera Setengah Tiang'

Rabu, 02 Oktober 2013, 23:50 WIB
Komentar : 14
Republika/ Yasin Habibi
Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar
Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penasehat Senior Advisor on Justice Governance di Kemitraan (Partnership), Laode M Syarif menyatakan sangat prihatin, putus asa, sekaligus kecewa dan semuanya bercampur baur, terhadap tertangkapnya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar oleh KPK.

Laode mengatakan, tidak ada lagi harapan bagi bangsa ini dimana MK dan pimpinan MK sebagai garda bangsa lembaga tertinggi hukum di negara ini, malah kedapatan tertangkap KPK dalam dugaan kasus suap.

"Saatnya bangsa ini menaikkan bendera setengah tiang," katanya saat dihubungi ROL, Rabu (2/10) malam.

Sebelumnya KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) lima pelaku dugaan suap, Rabu (2/10) malam. Pelaku ditangkap di kawasan perumahan dinas menteri, di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Dugaan ini menyusul datangnya lima mobil penyidik KPK yang menggelandang sekitar lima orang pada pukul 21.50 WIB. Beberapa tim penyidik datang dengan mobil berlainan. Salah satu mobil adalah Avanza silver B 1811 UFU yang terlihat membawa seorang pria yang mengenakan kemeja berwarna putih dan kaca mata. Diduga kuat pria itu adalah Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar. Satu lainnya diketahui anggota DPR dari Fraksi Golkar berinisial CN.

Reporter : Maman Sudiaman
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Berlebaran di Wilayah Konflik
WASHINGTON -- Hari Raya Idul Fitri adalah hari kebahagian bagi umat Islam setelah melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh. Namun tahun ini tidak...

Berita Lainnya

Pejabat yang Ditangkap KPK, Ketua MK Akil Mochtar

KPK: Lima Orang Ditangkap, Dua di Antaranya Penyelenggara Negara

KPK: Lima Diamankan, Dua Diantaranya Penyelenggara Negara