Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

LHI: Bunda Putri 'Mengkondisikan' Para Pengambil Keputusan

Kamis, 29 Agustus 2013, 20:16 WIB
Komentar : 0
Republika/Yasin Habibi
Luthfi Hasan Ishaaq
Luthfi Hasan Ishaaq

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sosok Bunda Putri masih misterius setelah namanya terungkap dalam persidangan kasus dugaan korupsi permohonan penambahan kuota impor daging sapi dengan terdakwa Ahmad Fathanah. Nama Bunda Putri muncul ketika Ridwan Hakim memberikan keterangan dalam persidangan.

Jaksa penuntut umum memutarkan rekaman pembicaraan antara Ridwan dengan Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Perbincangan lewat telepon itu terjadi pada 28 Januari 2013. Saat itu, Ridwan tengah berada di tempat Bunda Putri. 

"Saya di rumah Bunda ini, lagi ngedengerin dia marah-marah," kata putra Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin itu.

Saat itu, Ridwan dan LHI terlibat pembicaraan mengenai penggantian posisi seseorang. Sempat muncul beberapa nama dalam rekaman tersebut, seperti Mahfudin yang digantikan oleh Wibi, kemudian Pak Tan. 

Setelah beberapa lama, Ridwan memberikan teleponnya kepada Bunda Putri. Sehingga LHI langsung berbicara dengan sosok wanita itu. Keduanya terlibat dalam perbincangan panjang.

Pada satu kesempatan, LHI sempat menggambarkan posisi Bunda Putri. Saat itu, keduanya tengah membicarakan mengenai orang bernama Pak Tan.

Ketika itu LHI berujar, "Maksud saya, kalau dia kan dianya decision maker-nya. Sementara Bunda (Putri) kan hanya untuk mengkondisikan para decision maker (pengambil keputusan)'. Kan kerjaannya lebih berat yang mengkondisikan decision maker daripada sang pengambil keputusan sendiri."

Ridwan membenarkan perbincangan itu. Namun, saat ditanya mengenai sejumlah nama yang ada dalam perbincangan itu, Ridwan mengaku tidak mengetahuinya.

Ketua majelis hakim Nawawi Pomolango sempat menanyakan mengenai nama Wibi, Pak Tan, Haji Susu, Mas Bud. Begitu pun ketika ditanya soal sosok Dipo yang akan bertemu dengan Bunda Putri. "Saya tidak tahu," kata dia.

Sementara itu, mengenai sosok Bunda Putri, Ridwan mengaku dia sebagai mentornya. Ridwan mengenal Bunda Putri sejak 2010. Ia mengaku berguru masalah bisnis dan mendapat informasi mengenai peluang usaha dari sosok Bunda Putri.

Setahu Ridwan, Bunda Putri merupakan pengusaha perkebunan pinang. Bunda Putri memiliki perkebunan di Kalimantan. Ridwan juga mengatakan, LHI mengenal sosok Bunda Putri dan beberapa kali keduanya bertemu.

Termasuk ketika Bunda Putri meminta LHI datang ke kediamannya untuk menjelaskan penangkapan Ahmad Fathanah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Reporter : Irfan Fitrat
Redaktur : Citra Listya Rini
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

Untuk Nama Calon Kapolri, Timur Tunggu Perintah SBY

Bos Senpi Ilegal Diduga Punya Toko Air Softgun