Jumat, 28 Ramadhan 1435 / 25 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kasus SKK Migas, S Janji Buka-Bukaan di Pemeriksaan Berikutnya

Rabu, 14 Agustus 2013, 23:57 WIB
Komentar : 1
Republika/Wihdan Hidayat
Petinggi PT KOPL. Simon Gunawan Tanjaya Tersangka dugaan suap kepada Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Rudi Rubiandini usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (14/8).
Petinggi PT KOPL. Simon Gunawan Tanjaya Tersangka dugaan suap kepada Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Rudi Rubiandini usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (14/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan orang berinisial S sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyuapan. S ditetapkan sebagai tersangka bersamaan dengan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini dan juga orang berinisial A, pada Rabu (14/8)

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan S diduga berstatus sebagai pemberi dana senilai 400 ribu dolar AS. Dana itu diserahkan kepada A. Kemudian, A yang menyerahkan uang itu ke rumah Rudi. Saat ditanya mengenai kasus yang menjeratnya, S memilih untuk bungkam.

Kuasa hukum S, Junimart Girsang mengatakan, kliennya masih menjalani pemeriksaan awal. Menurut dia, S juga belum membicarakan mengenai dugaan suap yang dituduhkan kepadanya. Namun, Junimart mengatakan, kliennya akan lebih terbuka dalam pemeriksaan berikutnya oleh penyidik KPK. "Beliau mengatakan akan berbicara secara jujur pada pemeriksaan berikutnya," kata dia.

Junimart mengatakan, S merupakan salah satu petugas pelaksana Kernel Oil di Indonesia. Namun, ia menyebut, perusahaan kliennya itu ada hubungannya dengan SKK Migas. Ia mengatakan, perusahaaan S mengurus masalah solar yang kaitannya denganl Dirjen Migas.

Saat ditanya mengenai hubungan dengan Rudi, Junimart mengatakan, kliennya sama sekali tidak kenal. "Tidak pernah bertemu, tidak kenal, tidak pernah komunikasi dengan Pak Rudi," kata dia.

Reporter : Irfan Fitrat
Redaktur : Dewi Mardiani
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

Kuasa Hukum: S Tidak Kenal Kepala SKK Migas

Kasus SKK Migas, KPK Akan Telusuri Pihak Lain

Pemberi Dana ke Kepala SKK Migas Diduga Berjabatan Tinggi