Sunday, 2 Muharram 1436 / 26 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

KY Serahkan 12 Nama Calon Hakim Agung

Tuesday, 30 July 2013, 19:06 WIB
Komentar : 0
Republika/Yasin Habibi
Gedung Mahkamah Agung
Gedung Mahkamah Agung

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pimpinan Komisi Yudisial menyerahkan 12 nama calon hakim agung kepada pimpinan DPR RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa.

"Ke-12 nama calon hakim agung ini merupakan hasil seleksi dari 23 nama yang diterima oleh Komisi Yudisial," kata Ketua Komisi Yudisial Erman Suparman usai menyerahkan 12 nama calon hakim agung itu.

Daftar nama tersebut diterima oleh pimpinan DPR RI yang hadir pada kesempatan tersebut yakni Ketua DPR RI marzuki Alie serta dua pimpinan DPR RI, yakni Priyo Budi Santoso dan Shohibul Iman.

Menurut Erman, dari 23 nama yang diterima Komisi Yudisial setelah dilakukan seleksi dengan pola wawancara kemudian terpilih 12 nama yang saat ini diserahkn kepada pimpinan DPR RI."Ke-12 nama tersebut adalah nama-nama terbaik, setelah kami seleksi," katanya.

Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso mengatakan, menyambut baik penyerahan nama 12 calon hakim agung oleh pimpinan Komisi Yudisial.

Menurut dia, pimpinan DPR RI akan melakukan rapat pimpinan dan kemudian akan mendelegasikannya kepada Komisi III DPR RI untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan, pada masa persidangan berikutnya.

"Dari 12 nama yang kami terima akan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan untuk memilih tujuh nama, untuk mengisi kekosongan jabatan hakim agung di Mahkamah Agung," katahnya.

Adapun 12 nama calon hakim agung yang diserahkan pimpinan Komisi Yudisial adalah, Arofah Windiani, Hartono Abdul Murad, Heru Iriani, Manahan MP Sitompul, Sudrajad Dimyati, Zahrul Rabain (perdata), serta Bambang Edy Sutanto dan Is Sudaryono (tata usaha negara), kemudian Eddy Army, Maruap Dohmatiga Pasaribu, Mulijanto, dan Sumardjiatmo (pidana).

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Doyan Minum Soda Tampak Lebih Tua?
SAN FRANSISCO -- Sebuah studi menemukan minuman bersoda dapat membuat sel-sel tertentu dalam tubuh menua lebih cepat. Peneliti University of California, San Fransisco menyimpulkan...

Berita Lainnya

Ahok: Kalau KPK Mau Periksa Pemprov DKI Jakarta Silakan Saja