Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sesmenpora 'Ngacir' Pascaserahkan Surat Mangkir ke KPK

Kamis, 21 Maret 2013, 11:27 WIB
Komentar : 0
IST
Sesmenpora, Yuli Mumpuni Widarso.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Yuli Mumpuni Widarso tidak memenuhi panggilan penyidik KPK, Rabu (20/3) kemarin.

Sejatinya, ia bakal diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap pembahasan Perda PON Riau. Hari ini, Kamis (21/3) Yuli mendatangi Kantor KPK untuk menyerahkan surat ketidakhadiran karena mangkir dari panggilan.

"Saya nyerahin surat, kemarin tidak bisa hadir. Saya masih menunggu pemanggilan lagi," kata Sesmenpora Yuli Mumpuni dengan berjalan tergesa-gesa usai keluar dari Gedung KPK, Jakarta, Kamis (21/3).

Mengenai anggaran PON Riau sebesar Rp 100 miliar, Yuli Mumpuni mengaku jumlah tersebut tidak ditambah karena sudah sesuai berasal murni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Itu bukan tambahan, itu APBN murni. Murni sejak awal dianggarkan," kata Yuli dengan suara tinggi kepada para wartawan.

Usai keluar dari Gedung KPK sekitar pada pukul 10.00 WIB, Yuli sempat menghindari kejaran wartawan. Ia berjalan cepat dan enggan menjawab pertanyaan wartawan. Sembari berjalan cepat, ia sempat minta bantuan polisi lalu lintas yang sedang berjaga di Jalan Rasuna Said, dan langsung masuk ke mobil Toyota Camry B 1078 RFS yang sudah menunggunya di pinggir Jalan Rasuna Said.

Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Karta Raharja Ucu
612 reads
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

KPK Periksa Wakil Ketua Komisi VIII Soal Cuci Uang AF

Sekjen DPR Beri Kesaksian untuk LHI di KPK

Pencegahan Korupsi Dinilai Belum Berhasil