Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sekjen PKS Mengaku Dicecar KPK Soal AD/ART

Rabu, 20 Maret 2013, 15:42 WIB
Komentar : 0
Presiden PKS yang baru Anis Matta (tengah) bersama Bendahara Umum PKS Mahfud Abdurrahman (kiri), dan Sekjen PKS Taufiq Ridho.(Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Taufik Ridho diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Luthfi Hasan Ishaaq dalam kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Taufik Ridho mengaku hanya ditanyakan soal Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKS. "Ditanya urusannya mengenai AD/ART dan SK (Surat Keputusan) pengangkatan pak Luthfi (sebagai Presiden PKS), itu saja," kata Sekjen PKS, Taufik Ridho yang ditemui usai pemeriksaan di KPK, Jakarta, Rabu (20/3).

 

Taufik Ridho diperiksa selama lima jam oleh penyidik KPK. Ia selesai diperiksa dan keluar dari gedung KPK pada pukul 15.15 WIB. Ia berkelit penyidik KPK hanya menanyakan AD/ART dan SK pengangkatan Luthfi sebagai Presiden PKS.

Mengenai pertanyaan terkait dengan kasus dugaan suap impor daging sapi, ia mengaku tidak ditanyakan penyidik. Saat ditanya apakah dengan begitu pengangkatan Luthfi sebagai Presiden PKS bermasalah karena memperjualbelikan pengaruh atau trading influence, ia membantahnya.

"Nggak ada itu, AD/ART saja. Pertanyaannya itu struktur organisasi kepartaian, itu saja. Penyidik hanya ingin mendapatkan bukti mengenai AD/ART PKS. Masalahnya adalah posisi pak Luthfi sebagai Presiden PKS," tegasnya.

 

 

Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
2.312 reads
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Kejagung Telaah Dugaan Korupsi Lima Operator