Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pemerintah Didesak Awasi Kerja Densus 88

Senin, 18 Maret 2013, 15:35 WIB
Komentar : 0
AP
Densus 88 Polri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komnas HAM mendesak pemerintah melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terhadap pola kerja Densus 88.

Menurut Komnas HAM, lemahnya pengawasan terhadap institusi tersebut dapat berpotensi melanggengkan tindakan yang melanggar HAM. "Kalau tidak ada pengawasan, mereka berpotensi menjadi pelanggar HAM," ujar Ketua Komnas HAM, Siti Nurlaela, saat menyampaikan hasil investigasi Komnas HAM terhadap video kekerasan yang dilakukan Densus 88 terhadap terduga teroris yang beredar di Youtube, Senin (18/3).

Menurut Nurlaela, selama ini pola kerja Densus 88 sangat tertutup. Bahkan, sedikit sekali berkoordinasi dengan aparat kepolisian di tempat mereka melakukan operasi pemberantasan terorisme. Akibatnya mereka cenderung bebas bertindak.

Karenanya, Nurlaela meminta Densus 88 diawasi pihak independen. "Fungsi pengawasan menjadi penting supaya ada kontrol," kata Nurlaela.

Selain itu, ia juga meminta agar pemerintah mendefinisi ulang istilah teroris. Tujuannya agar tidak terjadi stigmatisasi terhadap kelompok tertentu.

Reporter : Halimatus Sa'diyah
Redaktur : Karta Raharja Ucu
1.571 reads
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Komnas HAM: Densus 88 Ada di Video Penyiksaan