Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

PT DKI Benarkan Ada Kesalahan dalam Putusan Susno Duadji

Sabtu, 16 Maret 2013, 16:03 WIB
Komentar : 0
ANTARA News/Yudhi Mahatma
Komjen Pol. Susno Duadji.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengakui ada kekeliruan penulisan nomor dan tanggal dalam putusan vonis terpidana korupsi PT Salmah Arowana Lestari dan dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008 Susno Duadji.

"Betul, kami sudah mendapat tembusan surat dari penasihat hukumnya ke pengadilan tinggi, aslinya ke Kejaksaan Agung. Saya lihat memang ada nomor yang berbeda, tapi dalam pertimbangan betul itu nomor perkaranya Susno," kata Humas PT DKI Ahmad Sobari, di sela-sela LOkakaryta Jurnalis bertajuk "Sistem Peradilan, Istilah Hukum, 'Justice Collaborator', dan Keterbukaan Informasi Peradilan", di Bogor, Sabtu.

Namun, lanjutnya, kekeliruan tersebut tidak terdapat dalam amar putusannya. "Dalam pertimbangan betul itu nomor perkaranya Susno. Amarnya itu tetap Susno bukan menyebut si A jadi si B. Yang keliru itu hanya mengubah putusan PN (Pengadilan Negeri Jakarta Selatan) nomor sekian, tanggal sekian," terangnya.

Sobari mengaku eksekusi terhadap Susno itu menjadi kewenangan Kejaksaan Agung. Susno menolak untuk dieksekusi karena dalam putusan kasasi yang diterimanya hanya memerintahkan Susno membayar biaya perkara Rp 2.500.

Menurut Susno, jika pun harus merujuk ke putusan Pengadilan Tinggi, dia tetap tidak bisa dieksekusi karena nomor perkara, jenis perkara dan nama bukan atas nama dirinya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
2.076 reads
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Polisi: Terjadi Perubahan Pola Aksi Teroris

HMI Diminta Tak Dukung Koruptor