Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sohibul: PKS Tak Terima Aliran Dana Apapun dari Kasus Sapi

Kamis, 14 Maret 2013, 12:53 WIB
Komentar : 0
Republika/Yasin Habibi
Wakil Ketua DPR, Sohibul Iman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi masih terus mengembangkan kasus dugaan korupsi proyek impor daging sapi yang melibatkan Luthfi Hasan Ishaaq.

Uang diduga hasil korupsi Luthfi yang merupakan mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera pun disebut KPK sempat 'dicuci' oleh orang dekatnya Ahmad Fathanah.

Anggota FPKS Sohibul Iman merespons tudingan kalau PKS juga mendapatkan uang haram itu. Menurutnya, PKS tidak pernah menikmati aliran dana suap apapun yang bersumber dari pengaturan impor daging sapi diduga dari Kementerian Pertanian. 

 “Tidak ada aliran dana apapun ke PKS. Kami juga yakin Suswono (Menteri Pertanian) tidak melanggar hukum,” katanya di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, (14/3).

Makanya, ujar Sohibul, semakin cepat proses hukumnya akan semakin baik. Sehingga hasil dari berbagai proses hukum itu bisa segera disikapi dengan bijak.

Sohibul menjelaskan, PKS sudah membentuk tim kuasa hukum yang akan mengawal proses hukum Luthfi. Diharapkan dalam proses hukum tersebut  semua pihak bisa mendapatkan keadilan.

Meski saat ini PKS dalam keadaan terpuruk, Sohibul masih bersyukur karena kader-kader PKS masih bisa memenangkan pemilihan kepala daerah baik di Sumatera Utara maupun di Jawa Barat.

Menurutnya, hal ini menunjukkan masyarakat masih percaya dengan PKS. “Memang sudah seharusnya memisahkan antara kasus perseorangan dengan partai,” ujarnya.

 

Reporter : Dyah Ratna Meta Novi
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
3.586 reads
Sebaik-baik menjenguk orang sakit adalah berdiri sebentar (tidak berlama-lama) dan ta'ziah (melayat ke rumah duka) cukup sekali saja.((HR. Ad-Dailami))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Korupsi PON, Tujuh Politisi Riau Segera Disidang

Tiga Alasan Ini Bikin Pembunuh Lakukan Mutilasi