Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Usut Mobil Anas, KPK Panggil Dua Polisi

Rabu, 13 Maret 2013, 11:01 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Supriyanto
Anas Urbaningrum
Anas Urbaningrum

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji pada proyek Hambalang dengan tersangka Anas Urbaningrum.

Hari ini (13/3), penyidik KPK memanggil dua polisi yang mengurus Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). "Iya untuk Anas," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha dalam pesan singkat kepada Republika, Rabu (13/3).

Berdasarkan jadwal pemeriksaan yang dirilis KPK, ada dua polisi yang dipanggil yaitu Iptu Yayat Supriatno dan Iptu Petrus Suharjono. Yayat menjabat sebagai Perwira Administrasi (Pamin) STNK di Samsat Jakarta Barat sedangkan Petrus sebagai Pamin TU Seksi BPKB.

Hingga saat ini, penyidik KPK belum juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Anas dianggap melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU Nomor 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.


Reporter : bilal ramadhan
Redaktur : Taufik Rachman
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Normalisasi Kebijakan Fiskal AS dan Subsidi BBM Indonesia
Analis dan pelaku pasar di Amerika menunggu langkah pemerintah selanjutnya dalam menangani subsidi BBM. Investor sedang mencari kesempatan menanamkan modal, di saat bursa...

Berita Lainnya

KPK Periksa Wa Ode dan Mekeng