Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Polri: Masyarakat Bagian Penting Dalam Berantas Premanisme

Rabu, 13 Maret 2013, 00:41 WIB
Komentar : 0
Muda Jaya Saleh
Hercules di tahanan Polda Metro Jaya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Suhardi Alius mengatakan, premanisme yang diperagakan Hercules dan anak buahnya merupakan gejolak di kota-kota besar. Dia pun mengatakan, cukup sulit memberantas premanisme terlebih yang berhubungan dengan para pengusaha.
 
“Polri melihat hal ini sebagai fenomena, kaitannya sangat luas,” ujar dia ketika dihubungi, Selasa (12/3).
 
Suhardi mengaku enggan melebar, yang jelas menurutnya, premanisme muncul karena tekanan lapisan masyarakat. Untuk itu, peran polisi sendiri tak cukup untuk memecahkan persoalan premansime belakangan ini di Indonesia.
 
“Sikap polisi jelas kepada premanisme di mana pun aspeknya, harus diberantas. Kami yakin masyarakat menjadi bagian penting dalam misi ini. Jadi ya untuk mereduksinya, masyarakat perlu dilibatkan,” kata dia.

Reporter : Gilang Akbar Prambadi
Redaktur : Dewi Mardiani
2.684 reads
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Polri Serukan Pemberantasan Preman

IPW Usulkan Ada Sistem Kontrol Kinerja Densus 88

Kalau Langgar Hukum, IPW: Sebaiknya Densus 88 Dibubarkan