Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

KPK: Pemeriksaan Sprindik Anas Segera Rampung

Senin, 11 Maret 2013, 17:02 WIB
Komentar : 0
Republika / Tahta Aidilla
Busyro Muqoddas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqqodas menegaskan pemeriksaan tentang bocornya draf sprindik Anas Urbaningrum sebentar lagi selesai. Ia memperkirakan tak sampai satu bulan hasil pemeriksaan dari komite etik akan segera dipublikasikan.

“Tidak lama lagi, tidak sampai satu bulan,” katanya saat ditemui di Istana Negara, Senin (11/3).

Ia mengatakan komite etik KPK sudah bekerja. Bahkan sudah memeriksa dua pimpinan KPK yakni dirinya dan Zulkarnaen.

Busyro menuturkan setelah itu ia tidak tahu siapa lagi yang akan diperiksa terkait sprindik tersebut. “Sampai kemarin, baru dua pimpinan yang diperiksa setelah saya dan Pak Zulkarnaen. Saya tidak tahu lagi siapa yang diperiksa,” katanya.

Busyro pun tidak mau memberikan keterangan lebih jauh tentang perkembangan pemeriksaan sprindik. Ia menyerahkan sepenuhnya pada kinerja komite etik. Terlebih lagi sampai saat ini belum ada hasil dari pemeriksaan tersebut. “Biar komite etik yang menjelaskan. Masih belum ada hasil, masih pemeriksaan,” katanya.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Nidia Zuraya
1.546 reads
Janganlah kamu memberi makanan yang kamu sendiri tidak suka memakannya.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Komite Etik: Syarief Hasan Bilang Wartawan yang Salah