Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Timwas Century Akan Panggil Dubes RI untuk Swiss

Senin, 11 Maret 2013, 15:25 WIB
Komentar : 0
Republika/Tahta Aidilla
Rapat Timwas Century di gedung DPR-RI, Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim pengawas kasus Century akan memanggil duta besar Indonesia untuk Swiss, Djoko Susilo. Pemanggilan itu terkait dengan penelusuran aset di sejumlah bank di Swiss.

"Rencana Rabu akan dipanggil. Tim pemburu aset kan sedang menelusuri aset-aset bank century, nah infonya paling banyak di Swiss," kata anggota Timwas Century dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/3).

Timwas Century, menurut dia, memerkirakan aset yang tersebar di Bank Swiss sebesar 155 juta dolar AS. Dengan memanggil Djoko, diharapkan bisa digali dan ditelusuri mengenai bank-bank di Swiss yang kerap dijadikan warga negara Indonesia untuk mengamankan asetnya.

"Kami ingin agar bagaimana aset-aset ini bisa kembali ke Indonesia," tegas Hendrawan.

Penelusuran skandal Bank Century kembali berlanjut. Kasus yang merugikan negara hingga Rp 6,7 triliun itu telah diselidiki selama lebih dari tiga tahun.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Nidia Zuraya
1.712 reads
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

BNN 'Keukeuh' Raffi Ahmad Konsumsi Narkoba

BNN: Narkoba Sintetik Lebih Sulit Dideteksi

Penempatan Tahanan Kasus Hercules Disebar