Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mantan Panglima: Anggota TNI-Polri Harus Sering Bersama

Sabtu, 09 Maret 2013, 22:29 WIB
Komentar : 0
ist
Pembakaran Polres OKU

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Mantan panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto mengusulkan agar anggota TNI dan Polri sering bersama-sama dilibatkan dalam kegiatan sosial di masyarakat guna mencegah bentrokan.

"Penyerbuan kantor Mapolres OKU (Ogan Komering Ulu), merupakan bentuk dari rivalitas dan ego sektoral dari anggota kedua institusi," kata Endriartono pada peringatan milad ke-22 Pondok Pesantren Al Amanah, di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu.

Endriartono menjadi pembicara utama pada dialog kebangsaan bertema: "Mencari Generasi Muda Bangsa yang Jujur dan Berkarakter".

Ia menegaskan, insiden di kantor Mapolres OKU, Sumatera Selatan, sangat tidak diharapkan dan tidak boleh lagi terjadi.

"Anggota TNI dan Polri harus saling menghargai dan menyadari bahwa tugasnya adalah menjaga keamanan negara dan keamanan masyarakat," katanya.

Panglima TNI pada periode 2001-2006 ini mengusulkan, untuk segera memulihkan hubungan antara anggota TNI dan Polri yang menjadi kurang baik, melalui dialog, sosialisasi serta kegiatan bersama.

Ia mencontohkan, kegiatan bersama tersebut seperti kerja bakti membersihkan rumput dan got di lingkungan pemukiman penduduk, yang dilakukan bersama-sama oleh anggota TNI dan Polri bersama masyarakat setempat.

"Kerja bakti ini harus dimulai dari pemimpin masing-masing institusi di daerahnya," katanya.

Endriartono menilai, dengans seringnya melakukan kerja bakti bersama maka terjalin komunikasi yang baik di antara anggota TNI dan Polri, bahkan bisa menumbuhkan jiwa sosial.

Ia mengingatkan, untuk memulihkan dan memperbaiki hubungan anggota TNI dan Polri, jangan melalui pertandingan olahraga, karena sasarannya mencari kemenangan.

"Jika dilakukan pertandingan olahraga, maka akan muncul kembali ego sektoral. Tim yang memang akan mengejek tim yang kalah, sehingga berpotensi memunculkan konflik baru," katanya.

Sebelumnya, sekitar 90 prajurit TNI menyerbu dan membakar kantor Mapolres OKU, Sumatera Selatan, pada, Kamis (7/3).

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : Antara
1.658 reads
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...