Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pimpinan Ponpes Buntet Cirebon Yakin Anas Benar

Sabtu, 09 Maret 2013, 13:39 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Supriyanto
Anas Urbaningrum

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat, KH Adib Rofiudin bin Izzudin yakin mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum benar.

Kiai Adib yakin segala persoalan hukum yang sedang dihadapi Anas akan dilaluinya dengan baik dan selamat. "Dia (Anas) orang baik kok," kata Adib usai mengunjungi kediaman Anas di Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit Jakarta Timur, Sabtu (9/3).

Adib berharap meski telah ditangani KPK, Anas bisa membuktikan ia tidak bersalah. Sehingga Anas terlepas dari jeratan hukum yang disangkakan kepadanya.

"Mudah-mudahan tidak apa-apa. Mudah-mudahan beliau (Anas) selamat, tidak terbukti, dan beliau bisa melaksanakan kewajibannya terkait kasus ini dengan baik," ujar Adib.

Keyakinan Adib jika Anas bisa selamat dari kasus yang sedang membelitnya, lantaran Adib sudah mengenal Anas cukup lama. Jauh sebelum Anas menjadi pimpinan Partai Demokrat. Anas kerap mengunjungi Ponpes Buntet, dan bersilaturrahmi dengan kiai-kiai di sana.

Tak hanya itu, Adib mengaku punya hubungan emosional yang sangat kuat dengan keluarga istri Anas. Kiai Ali, mertua Anas disebutnya sebagai guru. Karena Adib pernah mengenyam pendidikan di Ponpes Al Munawwir Krapyak yang didirikan kakek dari istrinya Anas, KH Ali Maksum.

Sehingga hubungan Buntet dengan Krapyak dikatakan Adib sangat dekat. "Saya kesini juga sambil nengok KH Ali. Beliau kawan dekat saya, wajar kalau saya dari Buntet nengok," ungkapnya.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Karta Raharja Ucu
4.076 reads
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda