Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Malu, Bocah Korban Sopir Tembak Bakal Pindah ke Aceh

Jumat, 08 Maret 2013, 17:06 WIB
Komentar : 0
Pelecehan seksual terhadap anak (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, CINERE -- Bocah perempuan menjadi korban kekerasan seksual dari sopir tembak. Akibat perbuatan itu, M (12 tahun) pun merasa malu dan berniat untuk pindah sekolah.

Bocah tersebut menyesal ikut dengan sopir tembak bernama Bani dan seorang teman lelakinya dengan angkot untuk mencari temannya, Fani. "Saya menyesal,"jelasnya saat ditemui Republika, Jumat (8/3).

Meski begitu, M ingin kembali bersekolah. Namun, kemungkinan tidak lagi di Cinere. ''Ini lagi nunggu bapaknya. Dijemput ke Aceh saja,'' terang Aria, Nenek M.

Sementara ibu M, Syamsiah mengaku, tidak terlalu bisa mengurusi peristiwa yang menimpa putrinya yang statusnya bersekolah di SD N dekat rumah mereka. Sebab, dua orang anak Syamsiah masih kecil. "Ini juga nangis terus," keluh perempuan itu sambil menggendong anak bungsunya.

Syamsiah menyatakan, sehingga yang menguruskan kasus ini ke kepolisian ialah kakak serta suaminya itu. Surat hasil visum dari RSCM atas M juga dipegang kakak Syamsiah.

Reporter : Alicia Saqina
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
1.396 reads
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Polri Masih Inventarisasi Kerugian Penyerangan Polres OKU