Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Nanan Dipanggil KPK, Ini Tanggapan Polri

Rabu, 06 Maret 2013, 23:57 WIB
Komentar : 0
Republika
Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Nanan Sukarna

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polri menyerahkan sepenuhnya proses pengusutan kasus dugaan korupsi simulator SIM di tubunya yang menyeret nama Irjen Djoko Susilo.
 
Pun demikian, terkait pemanggilan Wakapolri Komjen Nanan Sukarna sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi tersebut, Polri mengaku menghormati semua proses pengusutan yang digalang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.
 
Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Sutarman mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan atas kapasitas Nanan sebagai mantan pejabat Irwasum Polri.

“Kami serahkan pada penyidik di KPK yang paham soal ini,yang jelas saat dulu kasus ini diselidiki di Bareskrim, pengusutan belum sampai kesana (membawa nama Nanan),” ujarnya di Gedung Bareskrim Polri Jakarta Selatan Rabu (6/3).
 
Nanan hari ini diperiksa di Gedung KPK sebagai saksi pada Rabu. Polri, seperti yang ditegaskan oleh Sutarman akan mendukung semua upaya penyelidikan KPK sekalipun terjadi pemanggilan kepada anggotanya. “Pokoknya proses hukum kasus ini akan kami ikuti,” ujar Sutarman.

Reporter : Gilang Akbar Prambadi
Redaktur : Dewi Mardiani
4.583 reads
Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ahmad Fathanah Dijerat TPPU, 4 Mobilnya Disita

Penggelapan Honor, Gading Gugat Mantan Manajernya

Bibit Minta Masyarakat Ikut Berantas Korupsi Bersama KPK