Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Jantung, Usus, dan Paru-Paru Korban Mutilasi Hilang

Rabu, 06 Maret 2013, 19:08 WIB
Komentar : 0
Corbis.com
Mayat tak dikenal (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Polisi terus menyelidiki dan mengusut kasus mutilasi yang terjadi di ruas Tol Halim (Tol Cikampek) mengarah ke Bekasi, pada Selasa (5/3).

Identitas mengenai siapa sebenarnya perempuan yang menjadi korban mutilasi ini pun belum diketahui.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, pencarian potongan tubuh korban yang berlangsung kemarin  pagi prosesnya belum rampung. Menurutnya, masih ada organ dalam korban yang hilang.

''Untuk organ dalam, seperti jantung, paru-paru, dan usus korban belum ditemukan,'' ujar Rikwanto, Rabu (6/3), saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolda Metrojaya, Jakarta.

Ia menjelaskan, untuk mencari organ-organ yang belum ditemukan itu, penyidik pun saat ini memperpanjang titik Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kerjasama pun dilakukan antara tim forensik dari RSCM, RS Polri, dan penyidik untuk merekonstruksi wajah korban.

Tak hanya itu, proses otopsi mayat korban yang belum diketahui identitasnya tersebut, tengah berlangsung di RSCM. Penyidik juga sedang menelusuri bagaimana pemotongan tubuh yang dilakukan pelaku.

Saat ditemukan pertama kali, ujarnya, telah terjadi pembusukan pada potongan tubuh korban. Berdasarkan keterangan yang didapatkan, kematian perempuan yang memiliki tahi lalat di tengah-tengah dagu itu, berlangsung lebih dari tiga hari.

Reporter : Alicia Saqina
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
2.756 reads
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Busyro Muqoddas: KPK Harus Nekat

Polisi Temukan Bukti Pelecehan Seks Siswi SMA