Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Arief Hidayat Terpilih Sebagai Hakim Konstitusi

Senin, 04 Maret 2013, 23:55 WIB
Komentar : 0
Antara
Mahfud MD

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Guru Besar Universitas Diponegoro Semarang Arief Hidayat terpilih sebagai hakim konstitusi menggantikan Mahfud MD yang akan pensiun mulai tanggal 1 April 2014.

Arief Hidayat terpilih sebagai hakim konstitusi melalui rapat pleno di Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin malam.

Ketua Program Magister Ilmu Hukum Universitas Diponegoro itu unggul telak dengan meraih 42 suara, sedangkan dua calon lainnya yakni Sugianto meraih lima suara serta Djafar Al Bram hanya mendapat satu suara.

Ketua Komisi III DPR RI Gede Pasek Suardika mengatakan pemilihan hakim konstitusi dilakukan melalui mekanisme voting tertutup dengan cara setiap anggota Komisi III memilih satu nama dari tiga calon yang telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan.

Pasek mengatakan Arif Hidayat merupakan pilihan terbaik yang dihasilkan melalui mekanisme pemilihan yang benar.

"Dari ketiga calon yang telah menjalani uji kelayakan dan kepaturan, Arief Hidayat adalah calon yang paling menguasai prinsip-prinsip konstitusi," katanya.

Menurut dia, pengalaman Arief Hidayat juga dinilai layak untuk menjadi hakim konstitusi di Mahkamah Konstitusi.

Pasek mengatakan Komisi III DPR RI memandang figur Arief Hidayat yang lugas dan tegas dibutuhkan di Mahkamah Konstitusi.

"Pada saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan, Arief mampu menjawab berbagai pertanyaan seputar dilema yang akan dihadapinya sebagai hakim konstitusi, dengan lugas dan tegas," katanya.

Politikus Partai Demokrat itu menambahkan bahwa pada saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan, pengalaman, wawasan, dan sikap dalam pengambilan keputusan yang diperlihatkan Arief Hidayat mampu meyakinkan sebagian besar anggota Komisi III DPR RI.

"Pemaparan Arief terhadap masalah-masalah konstitusi cukup mendalam. Dari jawaban-jawabannya juga terlihat sikapnya yang lugas dan tegas," katanya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
5.993 reads
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

KPK Periksa 50 Saksi Kasus Rusli Zainal

Choel: Pemeriksaan Hanya BAP Pengembalian Uang