Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Dirut PT Indoguna Utama: Saya Enggak Mungkin Jadi Tersangka

Rabu, 27 Februari 2013, 21:27 WIB
Komentar : 0
Dessy Suciati Saputri/Republika
Kantor PT Indoguna Utama di Jalan Taruna no 8, Pondok Bambu, Jakarta Timur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman menjadi salah satu saksi yang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan). Namun, ia membantah terlibat, bahkan optimistis tidak mungkin menjadi tersangka dalam kasus suap itu.

"Enggak mungkin saya jadi tersangka," kata Maria Elizabeth Liman yang ditemui usai pemeriksaan di KPK, Jakarta, Rabu (27/2).

Elizabeth selesai pemeriksaan dan keluar dari gedung KPK pada pukul 17.05 WIB. Ia diperiksa penyidik sekitar tujuh jam. Saat ditanyai para wartawan terkait pengaturan kuota impor daging sapi, ia langsung membantahnya.

Mengenai pertemuan di Hotel Aryaduta Medan pada 11 Januari 2013, Elizabeth juga membantah adanya pertemuan tersebut. Ia juga membantah memiliki peran dalam pemberian suap dari dua Direktur PT Indoguna Utama, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi kepada Luthfi Hasan Ishaaq melalui Ahmad Fathanah.

"Enggak ada, enggak ada," kilah Elizabeth sambil mengibaskan tangannya ke arah para wartawan.

Sebelumnya, penyidik KPK mencecar terkait pertemuan di Medan saat melakukan pemeriksaan terhadap Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka. Dalam pertemuan tersebut, selain Luthfi, ada Menteri Pertanian Suswono, Ahmad Fathanah, Maria Elizabeth Liman dan mantan Ketua Umum Asosiasi Benih Indonesia (Asbenindo), Elda Devianne Adiningrat.

Dari informasi yang diperoleh Republika, KPK menduga pertemuan di Medan itu merupakan 'negosiasi' awal untuk menambah kuota impor daging sapi untuk PT Indoguna Utama, perusahaan importir daging sapi terbesar.

Hingga terjadinya suap yang diberikan Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi kepada Luthfi Hasan Ishaaq sebesar Rp 1 miliar.


Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Citra Listya Rini
1.369 reads
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Timwas Beri KPK Batas Waktu Tuntaskan Century

Ini Alasan Patrialis Akbar Mundur dari Calon Hakim MK