Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Polisi Ungkap Jaringan Bandar Narkoba Aceh

Rabu, 26 Desember 2012, 19:50 WIB
Komentar : 1
M Agung Rajasa/Antara
Narkoba jenis shabu-shabu.
Narkoba jenis shabu-shabu.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDAR LAMPUNG--Kepolisian Polda Lampung berhasil menangkap jaringan bandar narkoba wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat 600 gram.

Direktur Direktorat Narkoba Polda Lampung, Kombes Edy Swasono mengatakan, pengungkapan jaringan narkoba asal Aceh ini, berkat penangkapan seorang kurir narkoba.

"Jaringan bandar narkoba Aceh terungkap setelah ada penangkapan," kata Edy, Rabu, (26/12).

Aparat Direktorat Narkoba (Ditnarkoba) berhasil mengembangkan kasus ini, setelah barang bukti sabu ini didapat dari Mahdi.

Menurut Edy, polisi menangkap tersangka TN. Dari pengakuan TN kepada polisi, terungkap nama Apri. Namun  bandar besarnya adalah Mahdi.

Polisi belum berhasil membekuk Mahdi, bandar besar narkoba jenis sabu asal Aceh ini. Ia sudah dinyatakan polisi sebagai daftar pencarian orang (DPO). Dikabarkan, Mahdi kabur ke Bireun, NAD.

Polisi sudah menemukan barang bukti narkoba di rumahnya di Jalan Palang Besi, Bandar Lampung. Rumah tersebut sudah digerebek polisi pada 25 Desember lalu.

Reporter : Mursalin Yasland
Redaktur : Dyah Ratna Meta Novi
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar