Kamis, 27 Ramadhan 1435 / 24 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

KPK Mulai Selidiki Aliran Dana Hambalang

Rabu, 19 Desember 2012, 20:55 WIB
Komentar : 0
Proyek Hambalang
Proyek Hambalang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memeriksa saksi-saksi untuk dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang yaitu Deddy Kusdinar dan Andi Mallarangeng. KPK juga mulai menyelidiki aliran dana proyek bernilai sekitar Rp 2,5 triliun ini.

"Terkait adanya aliran dana penyelenggara negara dalam kaitan dengan pengadaan di Hambalang, pemeriksaan saksi atas nama Roni Wijaya dari PT Dutasari dan Kurniawan Purwo, mantan Wakil Divisi PT Adhi Karya," kata juru bicara KPK, Johan Budi SP dalam jumpa pers di KPK, Jakarta, Rabu (19/12).

Johan Budi menambahkan proses penyidikan terkait kasus dugaan korupsi proyek Hambalang masih dilakukan. KPK sendiri menelusuri aset dari milik Andi Mallarangeng. Sedangkan Pusat Pelaporan dan Analisas Transaksi Keuangan (PPATK) diminta informasinya terkait adanya transaksi-transaksi mencurigakan terkait proyek itu.

Terkait Andi Mallarangeng yang dikabarkan tidak menandatangani pengajuan dana proyek Hambalang, yang membengkak dari sebelumnya Rp 125 miliar menjadi Rp 1,2 triliun serta dicairkan Kementerian Keuangan, ia tidak menanggapinya. Menurutnya meskipun Andi Mallarangeng tidak tanda tangan bukan berarti yang bersangkutan tidak bisa dijadikan tersangka.

Johan berkelit saat ditanya tentang kemungkinan Menkeu Agus Martowardojo ikut dijadikan tersangka, meskipun ia tidak menutup kemungkinan jika penyidik bisa menetapkannya sebagai tersangka.

"Jadi Andi (Mallarangeng) itu diduga menyalahgunakan kewenangan sebagai Menpora. Jangan seolah-olah Menkeu tanda tangan, Andi tidak, terus Menkeu mesti jadi tersangka, nanti dulu lah," katanya berkelit.

Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Fernan Rahadi
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...