Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Karyawan BC Entikong Tersangka Kepemilikan Shabu 28 Kg

Jumat, 14 Desember 2012, 11:13 WIB
Komentar : 1
 Petugas kepolisian menunjukan tiga orang tersangka beserta barang bukti berupa narkoba jenis shabu dan ecstasy saat jumpa pers di Polres Jakarta Barat, Selasa (19/6). (Prayogi/Republika)
Petugas kepolisian menunjukan tiga orang tersangka beserta barang bukti berupa narkoba jenis shabu dan ecstasy saat jumpa pers di Polres Jakarta Barat, Selasa (19/6). (Prayogi/Republika)

REPUBLIKA.CO.ID,ENTIKONG--Junaidi seorang petugas Bea Cukai di Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Entikong, Jumat, ditetapkan sebagai tersangka pemilik sabu 28 kilogram atau senilai Rp 56 miliar, kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan barat, Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto.

"Kamis (13/12) kemarin, Direktorat Reserse dan Narkoba Polda Kalbar menangkap Junaidi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Kalbar," kata Tugas Dwi Apriyanto dalam keterangan persnya di Pontianak.

Sebelumnya, Kepala Bea Cukai Entikong Ishak Fauzi menyatakan, kronologis penangkapan penyelundupan sabu seberat 28 kilogram tersebut, pada Rabu (7/11) di PPLB Entikong, pada saat Bus SJS dengan nomor polisi KB 7725 AP dari Kuching (Malaysia) tujuan Pontianak (Kalbar) melintas pos pemeriksaan yang dilengkapi mesin X-Ray, sehingga terdeteksi ada barang yang mencurigakan.

Setelah berkoordinasi baru petugas Bea Cukai melakukan pengejaran hingga menahannya di sekitar Dusun Korek, Tayan, Kabupaten Sanggau.

Modus yang dilakukan, yakni dengan memasukkan sabu tersebut dalam dua paket yang berisi "rice cooker", dengan masing-masing berisi 14 kantong, satu kantong seberat satu kilogram dengan nilai total Rp 56 miliar.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hampir Sama dengan Sistem Pesawat, Pengemudi Truk Ini Bisa 'Selonjoran'
WASHINGTON DC -- Truk biasanya digunakan untuk mengantar barang jarak jauh. Kelelahan selalu menjadi kendala dari pengemudi truk. Akan hal itu Mercedes-Benz menciptakan...