Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pelaku Percobaan Pembunuhan Polisi Libatkan Bandar Narkoba

Rabu, 21 November 2012, 12:23 WIB
Komentar : 0
Antara
Pembunuhan (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,PEKANBARU--Aparat TNI Angkatan Darat Pekanbaru, Riau, menyatakan bandar narkotika yang sempat menjual barang haram itu ke korban percobaan pembunuhan, Briptu Joko, dan para pelaku penganiayanya masih berkeliaran.

"Hasil pemeriksaan tersangka pelaku penganiayaan Briptu Joko dari kalangan oknum TNI, menyebutkan masih ada tersangka lagi yakni bandar narkotikanya. Orang ini yang menjual sabu-sabu oleh korban (Briptu Joko) dan para pelaku penganiayaan," kata Komandan Polisi Militer I/3 Pekanbaru Mayor Donald Siagian di Pekanbaru, Rabu.

Donald sebelumnya pada gelar jumpa pers, Selasa (20/11), di Markas Korem Pekanbaru, mengungkapkan, Briptu Joko sebelum dianiaya atau direncanakan untuk dibunuh oleh para pelaku sempat mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu bersama para pelaku.

Barang haram itu belakangan diakui para pelaku "pembunuh" Briptu Joko berasal dari seorang bandar narkoba lainnya. "Saat ini bandar narkoba itu masih terus diburu dan dilacak keberadaannya," katanya.

Dikabarkan sebelumnya, pelaku percobaan pembunuhan Briptu Joko berjumlah delapan orang. Satu berinisial ZN merupakan warga sipil, kemudian empat diantaranya, YH, JT, D dan GT merupakan oknum anggota Tentara Naional Indonesia (TNI) AD. Kemudian tiga lagi, YF, ND, dan IR merupakan oknum anggota Polri.

Kepala Polisi Resor Kota (Kapolresta) Pekanbaru, Kombers (Pol) Adang Ginanjar, juga sempat mengatakan pihaknya tengah memburu beberapa orang yang dicurigai terlibat kasus percobaan pembunuhan Briptu Joko.

Tersangka yang tengah diburunya itu, diakui juga diindikasi terlibat jaringan peredaran narkotika di wilayah Riau termasuk Pekanbaru.

"Terungkapnya dugaan adanya jaringan narkotika pada kasus percobaan pembunuhan Briptu Joko ini merupakan hasil pengembangan kasus dan pemeriksaan saksi-saksi," katanya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
1.226 reads
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...