Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Dipo Siap Diundang BK DPR

Rabu, 14 November 2012, 21:50 WIB
Komentar : 0
Antara
Sekretaris Kabinet, Dipo Alam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Kabinet, Dipo Alam, menyatakan kesiapannya jika Badan Kehormatan (BK) DPR mengundang dia untuk mengklarifikasi laporan sejumlah PNS terkait dugaan kongkalikong pengurusan proyek antara pimpinan fraksi dengan oknum di kementerian. Kesiapan itu disampaikan Dipo usai menyerahkan dokumen dugaan korupsi ke KPK.

Dipo menegaskan, dirinya akan menyambut baik undangan BK DPR RI sekembalinya dari perjalanan dinas bersama presiden. Kendati begitu, Dipo tidak mengharapkan betul hal itu akan terwujud. "Tapi kalau ada (undangan) ya saya siap saja," ungkap Dipo di Gedung KPK, Rabu (14/11).

Dipo menolak anggapan bahwa laporan yang dia bawa ke KPK adalah fitnah semata. Dia menyatakan, ada bukti tertulis terkait dugaan kongkalikong antara pimpinan fraksi DPR RI dengan oknum di kementerian. "Bahkan, ada juga menteri yang sama-sama mau klarifikasi ke KPK," tutur Dipo.

Dipo tidak menyebutkan nama kementerian tempat sejumlah PNS pelapor dugaan korupsi itu bekerja. Dia juga tidak mengatakan nama menteri yang siap mengklarifikasi dugaan kongkalikong tersebut di KPK. "Intinya adalah saat ini merupakan kebangkitan PNS yang selama ini merasa tertekan oleh oknum di DPR RI dan kementerian," papar Dipo.

Seperti diketahui, Sekretaris Kabinet, Dipo Alam, menerima banyak laporan dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kementerian terkait praktik kongkalikong pengurusan proyek yang didanai APBN. Laporan itu masuk pasca-surat edaran Seskab Nomor 542 ihwal pencegahan praktik kongkalikong anggaran di instansi pemerintah.

Dipo menyebut ada partai politik koalisi pemerintah yang menyusupkan kadernya di suatu kementerian. Kader tersebut memiliki jabatan struktural hingga staf khusus menteri.

Dipo menduga, mereka bertugas mengatur berbagai proyek yang menggunakan dana APBN untuk kepentingan partai. Praktiknya adalah agar perusahaan tertentu memenangkan tender.

Reporter : Asep Wijaya
Redaktur : Dewi Mardiani
587 reads
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...