Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Din Kritisi Pemberian Grasi Pelaku Narkoba

Rabu, 07 November 2012, 21:13 WIB
Komentar : 0
Antara/M Agung Rajasa
Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengeritisi pemberian grasi pada pada pelaku kejahatan narkoba Mairika Franola. Pemberian ampunan itu dinilai mengesampingkan kepentingan umum.

"Keputusan yang terbaik sebenarnya tidak memberi grasi pada pelaku narkoba. Ini sebuah lampu merah bagi negara. Walaupun grasi kewenangan, tak wajib dilakukan," tegas Din sebelum membuka Silaturahim Milad Akbar 1 Abad Muhammadiyah, Rabu (7/11) malam.

Grasi, menurutnya, baru layak diberikan pada kejahatan yang tidak melanggar hak-hak asasi manusia. "Semuanya harus ditetapkan pada kepentingan umum dan tak merusak keadilan," terang Din.

Reporter : Indah Wulandari
Redaktur : Dewi Mardiani
964 reads
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...