Thursday, 6 Muharram 1436 / 30 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menkeu: Berita Kenaikan BBM Timbulkan Resiko Inflasi

Thursday, 25 October 2012, 20:05 WIB
Komentar : 1
Republika/Tahta Aidilla
Wakil ketua DPR Anis Matta (kiri), Menkeu Agus Martowardojo (kanan) berbincang sebelum sidang Paripurna di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta.
Wakil ketua DPR Anis Matta (kiri), Menkeu Agus Martowardojo (kanan) berbincang sebelum sidang Paripurna di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Keuangan, Agus D Martowardojo, mengaku Undang-Undang APBN 2013 yang baru saja disahkan membuka ruang bagi pemerintah untuk menaikkan harga BBM.

Akan tetapi, kata Agus, pemerintah tidak akan melakukan penyesuaian subsidi apabila kondisi perekonomian masih stabil.

Agus pun meminta agar media tidak lebih dahulu mempublikasikan tentang isu kenaikan BBM. Berdasarkan pengalaman tahun ini, mempublikasikan isu kenaikan harga BBM bakal berdampak kepada kenaikan harga.

"Sekarang itu tidak dipikirkan pemerintah. Mohon jangan dibicarakan karena bakal inflasi. Orang jadi menduga-duga (ada kenaikan BBM)," ungkap Agus usai rapat koordinasi di kantor Menko Perekonomian Jakarta, Kamis (25/10).

Berdasarkan pasal 8 ayat 10 UU APBN tahun anggaran 2013, belanja subsidi sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dan ayat 2 dapat disesuaikan dengan kebutuhan realisasi pada tahun anggaran berjalan untuk mengantisipasi deviasi realisasi asumsi ekonomi makro dan atau perubahan parameter subsidi berdasarkan kemampuan keuangan negara.

Salah satu asumsi makro tersebut adalah perubahan harga Indonesian Crude Price (ICP). Meski demikian, Agus menjelaskan harga ICP saat ini masih terkendali. Kalau pun terjadi kenaikan pada ICP, pemerintah juga bakal mempertimbangkan berapa rata-rata kenaikan ICP tersebut. Bukan dalam satu waktu.

Meski demikian, kata Agus, kenaikan harga BBM tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi perekonomian negara. Menurutnya, faktor sosial juga menjadi pertimbangan pemerintah untuk menyesuaikan harga BBM.




Reporter : A Syalaby Ichsan
Redaktur : Chairul Akhmad
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Demi Mantan Terindah, Karina Salim Temui Orang Indigo
JAKARTA -- Dalam film 'Mantan Terindah' Karina Salim beperan sebagai Nada, seorang indigo. Guna mendalami perannya, ia menemui langsung orang-orang yang memiliki kemampuan...