Senin, 30 Safar 1436 / 22 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Masyarakat Bali Ramai-ramai Dukung KPK

Selasa, 09 Oktober 2012, 08:04 WIB
Komentar : 1
Puluhan mahasiswa UGM melakukan aksi mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pusat Kajian Korupsi (Pukat) UGM Yogyakarta, Senin (8/10). (Regina Safri/Antara)
Puluhan mahasiswa UGM melakukan aksi mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pusat Kajian Korupsi (Pukat) UGM Yogyakarta, Senin (8/10). (Regina Safri/Antara)

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR  --  Sejumlah elemen masyarakat Bali, Senin (8/10), melakukan aksi demonstrasi mendukung penyelamatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aksi unjuk rasa tersebut digelar di dua tempat yakni di gedung DPRD Bali dan di halaman Mapolda Bali, di Jalan WR Supratman Denpasar.

Di hadapan para wakil rakyat di DPRD Bali, elemen masyarakat yang terdiri dari para aktivis Bali Corruption Watch, Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat, Kordem, Walhi Bali, National Integration Movement, Dewan Pasraman, Aliansi LSM Bali, menyatakan menolak revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

"Kami menolak revisi UU KPK karena dalam upaya revisi, jelas-jelas bertujuan membatasi kewenangan KPK dalam melakukan penyadapan, penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan," kata Putu Wirata Dwikora yang mewakili para pengunjukrasa.

Sebaliknya para pengunjuk rasa mendesak fraksi-fraksi di DPR segera memerintahkan anggotanya yang duduk di berbagai komisi untuk secara tegas dan sungguh-sungguh menolak membahas revisi UU KPK. Menurut Wirata, UU KPK sudah bagus, jika dalam pelaksanaannya ada yang belum maksimal, itu karena sumber daya manusianya yang kurang, tidak sebanding dengan jumlah pengaduan atau perkaranya.

Menurut Wirata, KPK dan Polri perlu diperkuat. Karena jika kedua lembaga itu berkelahi, justru koruptor yang akan tertawa. "Prinsipnya kami ingin keduanya diperkuat. Kami mendorong Presiden dapat mengintervensi sesuai kewenangan yang ada," ujarnya.

Sementara itu di Mapolda Bali, sekurangnya 50 orang yang mengatasnamakan Rakyat Bali Pendukung KPK, melakukan aksi demonstrasi untuk menyelamatkan KPK. Aksi unjuk rasa itu mereka sebut sebagai pernyataan sikap mendukung KPK. Koordinator Lapangan aksi demo itu, Gunandjar, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyelamatkan KPK atas upaya pelemahan.

Para demonstran yang merupakan gabungan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan aktivis mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah perguruan tinggi di Denpasar, menyatakan pemberantasan korupsi adalah amanat reformasi.

KPK disebutnya adalah lembaga yang dibentuk untuk memberantas korupsi sehingga harus didukung. "Tugas KPK adalah amanat reformasi, membersihkan negeri ini dari praktik korupsi," kata Gunandjar.

Reporter : Ahmad Baraas
Redaktur : Fernan Rahadi
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kiprah Gamelan Sari Raras di California
CALIFORNIA -- Gamelan Sari Raras yang merupakan bagian dari Departemen Musik, University of California Berkeley (UC Berkeley). Dibentuk sejak tahun 1988 oleh Midiyanto,...