Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Beberapa siswa Madrasah Aliyah membubuhkan tanda tangan sebagai dukungan mereka terhadap KPK di Pondok Pesantren Islam Ash Shidiqi Putri, Kaliawates, Jember, Jawa Timur, Senin (8/10). (Seno S./Antara)

  • Beberapa siswa Madrasah Aliyah menggelar aksi sebagai dukungan mereka terhadap KPK di Pondok Pesantren Islam Ash Shidiqi Putri, Kaliawates, Jember, Jawa Timur, Senin (8/10). (Seno S./Antara)

  • Juru bicara Alumni ITB Betti Alisjahbana (kanan) bersama para alumni ITB lainnya menyatakan dukungannya terhadap KPK di gedung KPK, Jakarta, Senin (8/10).(Puspa Perwitasari/Antara)

  • Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Pratikno (tengah) bersama staf, dosen dan pakar hukum UGM bergandengan tangan usai menyatakan sikap terhadap kasus KPK-Polri di Pusat Kajian Korupsi (Pukat) UGM Yogyakarta, Senin (8/10). (Regina Safri/Antara)

  • Sejumlah pengunjuk rasa membawa poster dan meneriakkan yel-yel dalam aksi unjuk rasa mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi di Polda Bali, Denpasar, Senin (8/10). (Nyoman Budhiana/Antara)

  • Puluhan mahasiswa UGM melakukan aksi mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pusat Kajian Korupsi (Pukat) UGM Yogyakarta, Senin (8/10). (Regina Safri/Antara)

In Picture: Dukungan Masyarakat Terhadap KPK Terus Mengalir

Senin, 08 Oktober 2012, 20:40 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,Sejumlah elemen masyarakat menyatakan dukungannya terhadap lembaga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam pemberantasan tindak pidana korupsi serta menolak upaya pelemahan dan pengkerdilannya.

 

Redaktur : Mohamad Amin Madani
2.174 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda