Rabu, 26 Ramadhan 1435 / 23 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Terkait Kicauan Denny, Kaligis Diberondong 15 Pertanyaan

Selasa, 28 Agustus 2012, 18:38 WIB
Komentar : 6
Antara/Fanny Octavianus
OC Kaligis.
OC Kaligis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pengacara kondang OC Kaligis memenuhi panggilan penyidik Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya pada Selasa (28/8). Kaligis datang pada pukul 08.45 WIB dan diperiksa selama dua jam.

Kaligis diberondong lima belas pertanyaan oleh tim penyidik. Namun, Kaligis enggan menyebutkan pertanyaan yang ditanyakan kepadanya.

Lebih lanjut, Kaligis mengatakan dirinya menjalani pemeriksaan terkait pasal 310 dan 311 KUHP, serta pasal 27 dan pasal 45 UU ITE. Selain itu, dia juga menyertakan barang bukti berupa print out isi Twitter tersebut.

Kicauan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, di situs jejaring sosial Twitter membuat gerah kalangan advokat. Kicauan yang menyindir advokat terdakwa koruptor pun berbuntut dengan dilaporkannya Denny ke aparat kepolisian.

Pelapor yakni advokat OC Kaligis yang kerap menangani kasus-kasus para koruptor melaporkan Denny ke Polda Metro Jaya pada Kamis (23/8) lalu. Laporan tersebut dicatat dalam laporan polisi Nomor: TBL/2919/VII/2012/2012/PMJ/Ditreskrimum.

Adapun, kicauan Twitter Denny yang dimaksud Kaligis menghina para advokat yakni “Advokat koruptor adalah koruptor. Yaitu Advokat yang asal bela membabi buta. yang tanpa malu terima uang bayaran dari hasil korupsi.”

Di dalam laporan polisi yang dibuat Kaligis, Denny diduga telah melanggar pasal 310 ayat (1) dan ayat (2), pasal 311 ayat (1) KUHP juncto pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 (1) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.




Reporter : Rizky Jaramaya
Redaktur : Chairul Akhmad
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Alhamdulillah, Rekapitulasi Akhir KPU Berjalan Aman
JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil akhir rekapitulasi Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, Selasa (22/7) di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng,...