Thursday, 8 Zulhijjah 1435 / 02 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menag Ancam Segera Pecat Pegawai Depag

Monday, 02 July 2012, 18:36 WIB
Komentar : 5
Nunu/Republika
Amirul Haj, Suryadarma Ali
Amirul Haj, Suryadarma Ali

JAKARTA --Jengkel dengan tudingan korupsi pengadaan Alquran, Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan akan memecat pegawainya bila terbukti terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran. “Saya pecat pegawai Kementerian Agama bila terbukti terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kitab suci Alquran,” ujarnya.

Menurut dia, kasus korupsi Alquran di jajarannya sangat memalukan dan merupakan tamparan pedas bagi instansinya. Padahal, kata dia, Kemenag baru saja menerima penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan. Kemenag, kata Suryadharma, menyerahkan sepenuhnya kasus itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK sedang menyelidiki tiga kasus dugaan korupsi bernilai puluhan miliar rupiah di Kemenag, yakni dua proyek pengadaan Alquran pada 2011- 2012 dan satu proyek pengadaan laboratorium komputer madrasah tsanawiyah pada 2011. KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pengadaan Alqur an.

Pertama, anggota DPR periode 2009-2014 yang juga duduk di Badan Anggaran DPR berinisial ZD. Tersangka kedua berinisial DP, direktur PT KSAI. KPK tidak memerinci siapa sosok DP, tapi dia diduga anak ZD. KPK juga meminta cegah tangkal terhadap para tersangka kasus.

Ketua KPK, Abraham Samad, mengatakan kasus ini berdasarkan pengembangan penyidikan operasi tangkap tangan. Dalam menjalankan modusnya, ZD mengarahkan oknum Ditjen Bimas Islam Kemenag dan satu perusahaan dalam proyek pengadaan Alquran. ZD juga mengarahkan oknum di Ditjen Pendidikan Islam untuk memenangkan proyek pengadaan Alquran dengan menunjuk PT BKM.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Ridwan, di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, mengatakan korupsi saat ini sudah semakin parah. Dugaan korupsi pengadaan Alquran di Kemenag mencoreng hati umat Islam karena oknum pemerintah sudah berani mengorupsi pengadaan kitab suci itu. “Ini sangat mengecewakan. Memalukan,” ujarnya.


Reporter : erdy nasrul
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : antara
Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur(HR. Thabrani)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  komeng Wednesday, 4 July 2012, 17:11
enak aja main pecat.... la lo mentrinya apa gak monitor bawahan.... ini proyek gede bos.... pake duit rakyat lg..... emak gue lo palakin pas naek haji gue diam aja.... tak anggap ni cobaan emak dan jamaah haji saat naik haji.... padahal ONH kita jauh lebih mahal ketimbang malaysia.....
  ki benen kulon Tuesday, 3 July 2012, 15:51
masa miliaran gitu ...menterinya enggak tau....?????????

  VIDEO TERBARU
Ingin Atur Keuangan? Beli Jam Ini
JAKARTA -- Smartwatch dikenal bukan hanya memberikan informasi waktu, tapi juga memonitori aktivitas harian. Kini hadir Cash Smartwatch yang akan memonitori hal penting...