Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Alasan Tekan Perokok Anak, ICW Akui Terima Dana Asing

Kamis, 28 Juni 2012, 18:51 WIB
Komentar : 0
Republika/Tahta Aidilla
Koordinator ICW Danang Widoyoko
Koordinator ICW Danang Widoyoko

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Danang Widoyoko, mengakui bahwa lembaga yang dipimpinnya mendapat suntikan dana dari Bloomberg Initiative, lembaga yang diinisiasi Wali Kota New York, Michael Bloomberg itu. Tak hanya itu ICW juga menerima dana dari lembaga lainnya, seperti USADI dan AUIAD.

Dana tersebut, diperoleh ICW atas program Bloomberg, Free Kids Control d. “Kami memang terima dana dari Bloomberg,” ungkap Danang saat dihubungi wartawan, Kamis (28/6). Kendati demikian, pihaknya mengaku telah melaporkan dan mempublikasikan dari mana saja bantuan tersebut berasal.

Alasan penerimaan dana tersebut, kata Danang, karena ICW ingin menekan angka konsumsi rokok pada anak. Menyoal tudingan bahwa ICW tidak berpihak kepada petani tembakau, Danang menegaskan lembaganya tidak pernah memasuki wilayah tersebut, sehingga tudingan itu ia sebut tak relevan.

ICW, kata dia, lebih fokus pada kecenderungan global bahwa merokok semakin dibatasi. Namun ia tak menampik, upaya yang membuat aktivitas merokok dikategorikan kegiatan mengganggu kesehatan, berdampak pula kepada nasib petani. Karena itu, ICW, ujarnya lebih bergerak pada wilayah kebijakan pemerintah terkait tembakau.

"Tidak masuk surga orang yang ada dalam hatinya seberat biji sawi dari kesombongan"((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar