Senin, 2 Safar 1436 / 24 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Johan Budi: DPR Berhak Jadikan KPK Seperti Apa

Rabu, 18 April 2012, 14:09 WIB
Komentar : 0
Edwin Dwi Putranto/Republika
Gedung KPK
Gedung KPK

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi III DPR RI mengusulkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadikan lembaga permanen. Rencana itu disambut KPK dengan 'pasrah'. Juru bicara KPK mengatakan, rencana itu adalah hak DPR dan pemerintah.

"Tergantung pemerintah sama DPR mau menjadikan KPK seperti apa. Kita kan hanya pelaksana undang-undang," kata Johan Budi saat dihubungi Republika, Rabu (18/4).

Tapi, Johan mengingatkan, berdasarkan UU/30/2002 tentang KPK, lembaga pimpinan Abraham Samad itu merupakan lembaga yang permanen dan resmi. Dalam UU tersebut tidak disebutkan apakah KPK akan berubah bentuk atau tidak, ataupun batas waktu KPK dijadikan sebagai sebuah lembaga penegak hukum.

"Nah makanya, harus ditanya sama yang melemparkan wacana ini, apa definisi lembaga permanen itu," sebut Johan.

sebelumnya Komisi III DPR mengusulkan agar KPK dijadikan lembaga permanen. Artinya, KPK fokus memberantas korupsi mulai dari yang terkecil hingga terbesar. Sedangkan Polri dan Kejaksaan, tidak perlu lagi menangani kasus korupsi.

Reporter : Muhammad Hafil
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur(HR. Thabrani)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Keren, Ada Aplikasi untuk Mengatur Usaha Kecil Anda
NEW YORK -- Baru-baru ini, jaringan kedai kopi Starbucks mengklaim unggul dalam pembayaran lewat aplikasi ponsel dengan 7 juta transaksi seminggu. Tetapi UKM...