Sabtu, 7 Safar 1436 / 29 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

BIN Dalami Kasus Geng Motor

Selasa, 17 April 2012, 23:10 WIB
Komentar : 0
skalanews.com
Kepala BIN, Marciano Norman
Kepala BIN, Marciano Norman

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kepala Badan Intelijen Negara Marciano Norman mengatakan pihaknya masih mendalami aktor-aktor geng motor.

"Kami sedang melakukan pendalaman, dari mana pun itu," kata Kepala BIN saat ditanya wartawan di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Selasa.

Marciano mengatakan, pihaknya saat ini juga sedang mengembangkan pendalaman terhadap kemungkinan koneksi antargeng dari berbagai daerah.

"Sekarang yang sedang saya cari, apakah ada `link` (hubungan) geng motor yang ada di satu daerah dengan daerah-daerah lain, yang pada akhirnya mereka tujuannya menimbulkan keresahan masyarakat dimana-mana,"

Pihaknya menengarai aksi geng motor akhir-akhir ini adanya penyusupan para kriminal (pelaku kejahatan) ke dalam komunitas motor.

"Saya rasa kalau sekarang geng motor berbuat seperti yang anda liat, yang ditayangkan di televisi beberapa waktu lalu. Kali ini pasti ada," kata Marciano.

Untuk itu, ia meminta para komunitas motor yang ada agar mewaspadai adanya penyusupan tersebut. "Manakala mulai meresahkan masyarakat, saya minta masing-masing yang tergabung dalam geng motor apa pun dan di daerah mana pun mereka berhati-hati," katanya.

Kepala BIN meminta komunitas motor agar kembali kepada tujuan awalnya untuk bersenang-senang, tidak meresahkan masyarakat dalam berkendaraan dan mewaspadai penyusupan.

"Jadi mereka harus mengkonsolidasikan diri, meyakinkan kembali bahwa keberadaan kelompok-kelompok sepeda motor ini, adalah untuk kepentingan awalnya yaitu `joy ride` fun ride, kegiatan sosial itu lebih bagus," katanya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. ((HR. Al Bazzaar))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tangkas Bermain Video Game Dapat Beasiswa?
CHICAGO -- Banyak orang tua kurang senang bila putra-putri mereka terlalu banyak bermain video game. Tetapi kebiasaan ini ternyata tidak sepenuhnya merugikan bagi...