Mobil Esemka Terancam tak Dapat Hak Cipta

Sabtu, 25 Pebruari 2012, 11:36 WIB
Antara/Akbar Nugroho Gumay
Mobil Esemka Terancam tak Dapat Hak Cipta
Mobil Esemka karya siswa SMK Solo yang dijadikan mobil dinas Walikota dan Wakil Walikota Solo.

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO -- Mobil Esemka karya berbagai siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia terancam tidak bisa didaftarkan sebagai hak kekayaan intelektual (Haki). Ini lantaran desainnya mirip dengan mobil keluaran pabrikan Jepang.

Direktur Jenderal Haki Kementerian Hukum dan HAM, Ahmad M Ramli, mengatakan hak cipta desain hanya bisa didaftarkan jika memenuhi unsur kebaruan. Karena itu, pihaknya mengimbau kepada para siswa agar dalam membuat desain mobil harus memuat orisinilitas atau sekalian meniru desain mobil era sebelum 2000.

Ini lantaran hak cipta desain memiliki masa berlaku 10 tahun, dan hak paten 20 tahun. "Kalau meniru desain mobil yang masih eksisting itu tidak boleh. Sekalian ambil saja hak cipta yang expired, itu jauh lebih bagus," ujar Ramli saat meninjau Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gorontalo, Sabtu (25/2).

Pihaknya mengatakan, hingga kini baru nama 'Esemka' yang sudah didaftarkan menjadi hak cipta dan itu bisa diproses. Namun, untuk teknologi mesin, interoir, hingga aksesoris mobil, imbuhnya bisa didaftarkan dan dikeluarkan hak cipta setelah melalui proses pemeriksaan selama enam bulan.

Redaktur: Endah Hapsari
Reporter: Erik Purnama Putra
Dari Mu'adz ibn Jabal ra, katanya: Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, Berfirman Allah Yang Maha Mulia dan Luhur: "Mereka yang berkasih-sayang demi Keluhuran-Ku, bagi mereka mimbar-mimbar cahaya yang menyebabkan para An-Nabi dan para Asy-Syuhada iri kepada mereka."(HR. At Tirmidzi)
adna, Rabu, 25 April 2012, 11:29

semangatlah ank bangsa....majukan Indonesia dengan kreatifitasmu.....

Balas
adna, Rabu, 25 April 2012, 11:27

....huuu....memang Indonesia makin aneh aja....semakin cinta produk luar negeri...gk cinta ama karya anak bangsa sendiri

Balas
patoheng, Kamis, 8 Maret 2012, 15:15

Sudah kuduga sebelumnya..... pasti kalah besar suapnya dengan produsen mobil terdahulu......

Balas
asep, Rabu, 29 Pebruari 2012, 14:58

inilah pencitraan awal penjegalan produksi anak bangsa, jangan komentar miring dulu cintailah hasil jerih payah anak bangsa, jangan-jangan direktur HAKI orang yang tdak mencintai produksi dalam negeri, JANGAN PATAH ARANG ESEMKA maju terus rakyat kecil pasti mendukugmu

Balas
firman, Senin, 27 Pebruari 2012, 13:36

kalau seandainya mirip kenapa ?
cina saja banyak kok yg mirip mirip tapi tepat aja banyak yg beli

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...