KPK Akan Periksa Angie Terkait Hambalang

Jumat, 24 Pebruari 2012, 18:20 WIB
KPK Akan Periksa Angie Terkait Hambalang
Johan Budi SP

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi pembangunan sarana olahraga stadion Hambang Bogor. Besar kemungkinan, lembaga ad hoc ini akan memeriksa anggota DPR RI Angelina Sondakh.

"Kalau diperlukan pasti akan di periksa," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi. di kantornya, Jakarta, Jumat (23/2).

Sejauh ini, kata Johan, belum ada jadwal pemeriksaan untuk Angie di kasus Hambalang. KPK pun akan 'menggarap' Angie untuk kasus Wisma Atlet Terlebih dahulu. Lebih lanjut Johan mengatakan, jika penyelidikan kasus ini terus dilakukan pihaknya. Sejumlah orang pun telah diperiksa penyidik KPK.

"Kita masih memeriksa sejumlah keterangan, sudah beberapa pihak kita mintai keterangan, pihak kemenpora, Nazaruddin sudah pernah, dan pihak-pihak lain," katanya.

Dugaan kasus dugaan korupsi proyek sport center Hambalang di Bogor, Jawa Barat ini pertama kali diungkap oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazzaruddin.

Pada proyek Hambalang, KPK mencium adanya kejanggalan senilai lebih dari Rp 1,5 triliun itu. KPK mulai melakukan penyelidikan atas dugaan korupsi proyek Hambalang sejak Agustus 2011 lalu.

Tender proyek pembangunan pusat pelatihan olahraga di Hambalang dimenangkan oleh PT Adhi Karya. Sejak tahun 2010 dan pengerjaan proyeknya dikerjakan oleh PT Adhi Karya bersama PT Wijaya Karya.

Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Muhammad Hafil
'Aisyah Radliyallaahu 'anhu berkata: Saudah pernah minta izin Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam pada malam Mudzalifah untuk berangkat lebih dahulu karena dia lemah yakni berat berjalan dan beliau mengizinkannya. Muttafaq Alaihi. (HR Muslim)
ida susanty, Sabtu, 25 Pebruari 2012, 22:42

kpk terkesan lambat periksa angie tapi penerima suap cek pelawat begitu tersangka langsung ditangkap.anggie ga ditangkap ada apa?

Balas
Iyus Kadarrusman, Sabtu, 25 Pebruari 2012, 08:50

buat KPK: sebaiknya pekerjaan jangan digantung lama-lama, kalau sudah dinyatakan tersangka tahan saja agar barang bukti dan alat bukti lainya aman dan rasa keadilan masyarakat sedikit terpenuhi.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...