Monday, 2 Safar 1436 / 24 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Diduga Terlibat Perampokan SPBU, Bripka R Ditangkap Saat Berdinas

Tuesday, 14 February 2012, 20:26 WIB
Komentar : 1
Republika/Wihdan Hidayat
Suasana jalan di kawasan Condet, Jakarta Timur.
Suasana jalan di kawasan Condet, Jakarta Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petugas Polda Metro Jaya menciduk oknum polisi, Bripka R yang diduga terlibat perampokan di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Jalan Batu Ampar, Condet, saat berdinas di Markas Polsek Metro Kramatjati, Jakarta Timur.

"Petugas menangkap tersangka saat tiba di Mapolsek Kramatjati," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Selasa.

Rikwanto mengatakan pelaku merampok SPBU sebelum dinas di Markas Polsek Metro Kramatjati.
Seharusnya, Bripka R menjalankan dinas pada Senin (13/2) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, namun tersangka kasus perampokan tersebut terlambat datang ke Markas Polsek Metro Kramatjati karena diduga melakukan aksi sekitar pukul 03.30 WIB.

Selanjutnya, anggota Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Polsek Metro Kramatjati, agar menghadirkan Bripka R guna menjalani pemeriksaan.

Pemanggilan Bripka R terkait dengan kesaksian dari Sahut Siburian yang menjadi korban penembakan saat perampokan di SPBU Jalan Batu Ampar, Condet, Jakarta Timur.

Sahut mengenali pelaku perampokan yang diduga melibatkan Bripka R, karena korban mengaku kenal suara dan fisik dari oknum polisi tersebut.

Selain itu, penyidik juga menduga keterlibatan oknum polisi berdasarkan identifikasi proyektil peluru yang menunjukkan pelaku menggunakan senjata api jenis revolver yang biasa digunakan aparat kepolisian.

Sebelumnya, Bripka R dan J terlibat aksi perampokan bersenjata api yang menggondol uang tunai Rp217 juta milik pengelola SPBU Jalan Batu Ampar, Senin (13/2) sekitar pukul 03.30 WIB.

Bripka R menembak betis kaki kiri dan memukul kepala korban Sahut Siburian yang bertugas sebagai pengawas SPBU, kemudian membawa kabur uang tunai.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Keren, Ada Aplikasi untuk Mengatur Usaha Kecil Anda
NEW YORK -- Baru-baru ini, jaringan kedai kopi Starbucks mengklaim unggul dalam pembayaran lewat aplikasi ponsel dengan 7 juta transaksi seminggu. Tetapi UKM...