KPK Bungkam Soal First Mujur

Tuesday, 07 February 2012, 16:39 WIB
Antara/Yudhi Mahatma
KPK Bungkam Soal First Mujur
Jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015 Abraham Samad (kiri), Buysro Muqoddas (kedua kiri), Adnan Pandu Praja (kedua kanan), Bambang Widjojanto (belakang), serta Zulkarnain (kanan) hadir dalam serah terima jabatan di Gedung KP

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) enggan mengungkapkan lebih dalam peran PT First Mujur Plantation Industry dalam kasus suap cek pelawat. Pasalnya, KPK khawatir akan menyulitkan proses penyidikan.

"Masih rahasia . Gak boleh dibuka nanti menyulitkan. Nanti saja bisa lihat kalau sudah di pengadilan," kata Wakil Ketua KPK Zulkarnaen saat dihubungi Republika, Selasa (7/2).

Dalam dua pekan terakhir, KPK memeriksa jajaran direksi PT First Mujur Plantation Industry terkait kasus suap cek pelawat. Zulkarnaen, mengungkapkan bahwa maksud diperiksanya jajaran direksi  PT First Mujur itu untuk mengungkap dari mana sumber cek pelawat itu berasal.

"Ya seharusnya memang demikian. Pemeriksaan itu kan satu rangkaian untuk mengungkap pihak yang mendanai suap cek pelawat," kata Zulkarnaen saat dihubungi, Rabu (1/2).

Saat ditanya apakah pemeriksaan mereka itu dimaksudkan untuk menyusuri keterlibatan Bank Artha Graha sebagai pemberi suap cek pelawat, Zulkarnaen tidak menjawab dengan tegas.

Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Muhammad Hafil
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...