
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pengemudi 'Xenia maut', Apriani Susanti, menjadi tersangka dalam kasus tabrakan yang menewaskan sembilan orang di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Ahad (22/1) lalu.
Menurut Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Apriani telah positif menggunakan narkoba dan minuman keras. "Empat orang yang berada di dalam mobil Xenia, termasuk Apriani, telah positif terdapat metaphetamin. Artinya, memang ada unsur narkoba di dalamnya," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Nugroho Aji, Senin (23/1).
Nugroho menduga yang menyebabkan Apriani, pengemudi mobil Xenia itu menabrak pejalan kaki karena efek dari miras belum hilang. Ditambah lagi dengan mengkonsumsi pil ineks.
Selain itu, ia membantah empat orang tersangka menggunakan narkoba jenis lain selain ekstasi seperti yang dikabarkan, yaitu sabu dan ganja. Empat orang tersangka ini dijerat dengan pasal 127 UU Nomor. 35/2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukum hanya satu tahun.
"Tidak ada sabu atau ganja. Untuk UU Narkoba, mereka telah ditetapkan sebagai tersangka tapi hanya sebagai pengguna. Kalau ada barang bukti lain, misalnya ada sabu ditemukan di dalam mobil, ancamannya akan lebih berat. Tapi ini kan kami belum temukan," kata Nugroho.
Apriani dan tiga orang teman-temannya ini sedang diproses Polda Metro Jaya dengan dijerat pasal berlapis. Selain dengan UU Narkoba, Apriani dkk dijerat dengan pasal 310 ayat 4 juncto pasal 283 juncto pasal 288 UU No. 22/2009 tentang Lalu-Lintas.
Pernyataan Nugroho berbeda dengan pernyataan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Rikwanto. Selain ekstasi, Apriani dkk juga positif mengkonsumsi narkoba jenis lain yaitu sabu dan ganja. "Untuk hasil tes urine, keempatnya dinyatakan positif, bisa ekstasi, bisa sabu. Mengisap ganja salah satunya," kata Rikwanto.
Minuman alkohol/narkoba merupakan sumber dari segala sumber kejahatan, sudah terbukti khan ... sayang harus mengorbankan orang lain, ada balita lagi, duh Gusti lindungi hamba-Mu ini, jangan Engkau timpakan azab-Mu hanya karena dosa dari segilintir orang2 fasiq ...
Balassemua manusia tdk sempurna, skrng bagaimana spy kita kebih mendekatkan diri kpd Tuhan. not long again..
Balasya Allah Orang gile ni. Allah pan udeh njelasin ye . jauhi miras and Narkotik ngerusek tu bikin rusek dunie.
BalasHukum tembak saja Gan..biar kapok dan jera sekalian..gile tu cewek ngak punya otak dan hati kali ya...kalo ada hukum pancung..pancung saja sekalian....
BalasAllah telah menunjukkan kepada pak Mendagri & para pendukung pencabutan Perda Miras melalui kejadian ini. Masih mau mencabut Perda Miras, pak Menteri ? Kalo masih, kebangetan !!!
Balas