Rabu, 7 Zulhijjah 1435 / 01 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Polri: Penembakan di Aceh Kriminalitas Biasa

Senin, 02 Januari 2012, 18:01 WIB
Komentar : 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Polisi masih menyelidiki kasus penembakan di Desa Surep, Lhoksemawue, Aceh Utara, yang terjadi Ahad (1/1). Kapolri Jenderal Timur Pradopo, mengatakan, tim dari Mabes Polri dan Polda Aceh sudah turun untuk menyelidiki kasus tersebut.

Menurut Timur, peristiwa penembakan seperti itu sering terjadi di Aceh. Semua kasus penembakan sebelumnya sudah terungkap dan pelakunya sedang diproses sesuai hukum berlaku. “Itu kaitannya masalah kriminalitas biasa,” tegas Kapolri  di kantor Kemenkopolhukam, Senin (2/1).

Pihaknya belum bisa memastikan apakah penembakan itu terkait dengan proses Pemilihan Gubernur Aceh yang diselenggarakan tanggal 16 Februari mendatang. Timur mengimbau semua pihak untuk tidak menduga-duga sebab penyelidikan aparat sedang berjalan. Saat didesak sampai batas waktu pengungkapan kasus tersebut, Kapolri menjawab, “Secepatnya.”

Hingga kini, polisi masih melacak pelaku penembakan di tiga lokasi berbeda di Nangroe Aceh Darussalam. Penembakan yang terjadi pada malam tahun baru dan Ahad malam itu menggunakan senjata laras panjang. Pelaku berhasil kabur dengan menggunakan sepeda motor.

Peristiwa penembakan terakhir terjadi di Desa Surep, Lhoksemawue, Aceh Utara, Ahad (1/1). Sehari sebelumnya, terjadi penembakan oleh orang tidak dikenal terjadi kepada sepuluh pekerja kabel Telkom  di mes pekerja, Desa Blangcot, Kecamatan Jeumpa, NAD. Dua pelaku  mendatangi dua orang dengan sepeda motor. Tanpa banyak tanya, pelaku kemudian menembak orang tersebut dalam jarak 10 meter dengan senjata AK 47.

Tiga korban tewas akibat peristiwa  adalah Suparno (31 tahun) berasal dari Jember; Daud (31) dari Banyuwangi; dan Sunyoto dari Jember (31). Sementara tiga lainnya mengalami luka berat dan harus dirawat di rumah sakit. Penembakan juga terjadi di Toko Istana Boneka, Kampung Doi Ule, Banda Aceh. Korbannya bernama Wagino, karyawan toko.

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Heri Ruslan
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hasyim Muzadi: Pilkada oleh DPRD Bisa Timbulkan Polusi Pemikiran
 JAKARTA -- Mantan Ketua Umum NU, Hasyim Muzadi menilai disahkannya pemilihan kepala daerah oleh DPRD disinyalir mampu menurunkan kredibilitas kepala daerah. Selain itu diberikannya...