Antara
Sebut Keraton Yogya 'Kera', George Aditjondro Harus Minta Maaf dalam 2x24 Jam
George Junus Aditjondro

Sebut Keraton Yogya 'Kera', George Aditjondro Harus Minta Maaf dalam 2x24 Jam

Kamis, 01 Desember 2011 18:19 WIB

 

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Forum Masyarakat Yogyakarta (FMY) melaporkan penulis buku 'Gurita Cikeas' tersebut ke Polisi Daerah (Polda) DIY. Dalam pernyataannya, George Aditjondro menyebut bahwa "keraton Yogyakarta jangan disamakan dengan kerajaan Inggris, Keraton Yogyakarta hanya sekadar Keraton, Keraton itu ya kera ditonton."

Pernyataan itu disampaikan dalam forum ilmiah di institusi pendidikan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Rabu (30/11) kemarin. George Aditjondro menjadi salah satu pembicara "Membedah Status Sultan Ground/ Pakualaman Ground dalam Keistimewaan Yogyakarta."

Juru Bicara FMY Ki Demang Wangsafyudin  mengungkapkan, George J. Aditjondro dilaporkan telah melakukan tindakan pidana pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan. 

"FMY meminta kepada DR. George Junus Aditjondro untuk meminta maaf secara terbuka melalui media maksimal 2x24 jam," katanya saat ditemui wartawan di Polda, Kamis (1/12).

Tentang apa yang diucapkan Aditjondro terhadap Kraton Yogyakarta sehingga menjadikan dia dilaporkan ke Polda, menurut Sultan, biarlah masyarakat saja yang menilai.

''Makanya jadi orangtua bicaranya yang baik. Masak orangtua nggak bisa diteladani mulutnya. Ya biarin saja. Untuk apa saya harus menanggapinya,''ungkap dia. 

 

Redaktur: Stevy Maradona
Reporter: Neni Ridarineni


4674 reads

nans hagnya, Selasa, 13 Desember 2011, 20:17

George kera beneran udh tua tambah pikun aja...Doktor omongannya kyk orang jualan obt kuat...cekal di j:Dkϑjά !!!

Balas
cah jogja, Rabu, 7 Desember 2011, 06:33

wong pinter nanging keblinger...inilah salah satu contoh orang yg tidak menghargai budayanya sendiri, lebih mengagungkan yg berbau kebaratan. ga layak hidup & cari makan di jogja. wong tuo cangkeme ra diatur, nek ra njaluk pangapuro, cekal wae ra oleh mlebu jogja. nek ngeyel, pancal sisan ndase...!

Balas
jon, Jumat, 2 Desember 2011, 16:59

ORANG BENER KOK MARAH....

Balas
bajoel, Jumat, 2 Desember 2011, 16:06

ngapain Keraton Yogyakarta disama2in sm Kerajaan Inggris ya jelas bedalah,yg satu di Inggris yg satu di Indonesia ,,,kita org Indonesia ya hrs bangga lah sm Keraton-nya,,emank 'situ' lahir dmn???? beranak dalam kubur kali yee...jangan cari duit di Indonesia kalo sm Budaya-nya aja ga cinta!!!

Balas
safarudin, Jumat, 2 Desember 2011, 15:35

orang ini mikir pake usus buntu kali ya??
cangkeme njeplak seenaknya sendiri....
pa pingin ngrasain wedus gembel??
orang gila ga duwe utek kok disuruh bicara di forum ilmiah UGM

Balas
Isi Komentar





atau login dengan Mahaka ID Anda