Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Judi dan Senjata Tajam Kasus Dominan di Madura

Minggu, 07 Agustus 2011, 20:30 WIB
Komentar : 0
Judi
Judi

REPUBLIKA.CO.ID,PAMEKASAN-- Perjudian dan kepemilikan senjata tajam merupakan kasus dominan yang berhasil diungkap polisi dalam gelar operasi penyakit masyarakat 2011 yang digelar mulai tanggal 1 Agustus hingga kini.

"Di Pamekasan ada dua kasus perjudian dengan dua orang sebagai tersangka yang berhasil diungkap polisi selama operasi 'pekat' (penyakit masyarakat) ini," kata Kabag Humas Polres Pamekasan AKP Supingi, Ahad.

Kedua orang itu, masing-masing atas nama Buhari alias Abdul Rasid (63) asal kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan Kota dan tersangka bernama Ahmad Kurniawan (35) asal Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar.

Barang bukti (BB) yang berhasil disita petugas dari dua pejudi jenis toto gelap (togel) ini antara lain 1 bindel kertas rekap judi togel, sebuah spidol, 1 buah handphone, dan 2 buah kalkulator.

Sementara di Sampang, petugas kepolisian Polres Sampang berhasil menyita empat buah senjata tajam dalam operasi yang digelar sejak tanggal 1 Agutus lalu itu. Menurut Kabag Ops Polres Sampang Kompol Danuri, keempat senjata tajam yang berhasil disita petugas itu saat polisi melaku operasi di wilayah Kecamatan Banyuates, dan Kecamatan Robatal.

Selain itu, sambung dia, polisi juga berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor yang baru-baru ini kabur ke Malaysia dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Operasi Pekat yang digelar jajaran Polres di Madura, Jawa Timur, ini akan berlangsung selama 10 hari, yakni mulai tanggal 1 hingga 10 Agustus 2011. Selain perjudian dan menekan terjadinya pencurian sepeda motor, operasi yang digelar mulai hari pertama puasa ini juga untuk menciptakan suasana kondusif selama Ramadhan, sehingga masyarakat bisa tenang dalam menjalankan ibadah puasa.

Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Antara
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Snapchat Siap Saingi Facebook dan Twitter
WASHINGTON DC -- Setelah Facebook dan Twitter terbukti bisa memanfaatkan penggunanya untuk meraup pemasukan iklan, giliran Snapchat dilirik investor. Snapchat bahkan divaluasi tiga...